Manado Sulawesi Utara
Pedagang di Pasar Tuminting Manado Sulawesi Utara Mengeluh Sepi Pembeli, Ini Penyebabnya
Menurut Erina, seharusnya pemerintah bisa menertibkan pedagang yang berjualan di pinggiran jalan karena sudah melanggar aturan.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasar Tuminting, Manado, Sulawesi Utara tidak lagi seramai dulu.
Pasar yang terletak di Jalan Santiago, Mahawu, Kecamatan Tuminting ini terlihat sepi pembeli ketika dikunjungi Tribunmanado.co.id, Sabtu (8/6/2024).
Lapak pedagang yang ada di dalam Pasar Tuminting terlihat lebih sepi lagi.
"Sunyi pembeli sini, apalagi siang hari, terutama lapak yang berjualan di dalam pasar," ujar salah satu pedagang, Erina.
Penyebab lapak meraka sepi karena ada pedagang yang berjualan di bagian depan pasar.
"Sehingga pembeli tidak lagi masuk di dalam pasar, jadi pembeli sudah belanja di depan. Menurut kami, ini tidak adil. Seharusnya semua berjualan di dalam pasar agar sama-sama untung," tutur Erina.
Perempuan yang sudah 15 tahun menjadi pedagang ini menjelaskan omzet mereka sangat menurun.
"Saat kami masih berjuang di depan, omzet kita per hari bisa capai Rp 300 ribu, sekarang hanya Rp 100 ribu saja. Kita mau pindah di bagian depan cuma memang tidak bisa dan tidak ada lagi tempat karena memakan bahu jalan," jelasnya.
Menurut Erina, seharusnya pemerintah bisa menertibkan pedagang yang berjualan di pinggiran jalan karena sudah melanggar aturan.
"Apalagi seringkali di situ bikin macet. Jadi pemerintah harus bertindak, jangan pilih kasih," ungkapnya.
Baca juga: Lirik Lagu Never Let Go - Jungkook BTS, Lengkap Terjemahan Indonesia
Baca juga: Daftar Nama Pemenang Undian Panen Hadiah Simpedes BRI Kantor Cabang Tondano Minahasa Sulawesi Utara
Dia berharap pemerintah bisa mencari jalan keluar atas masalah yang mereka hadapi.
"Kalau bisa selesaikan masalah lahan yang di depan itu agar kami bisa pindah berjualan lagi di depan," pungkasnya.(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Kisah Fajar, Penjahit di Calaca Kota Manado, Merajut Hidup di Balik Jarum dan Benang selama 30 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.