Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas, Fuso Alami Rem Blong Tabrak 2 Motor dan 2 Truk

Kecelakaan maut di Jalan Arteri Darangdan penghubung Purwakarta-Bandung, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Editor: Glendi Manengal
TribunManado/TribunJabar
Kondisi Truk Fuso yang alami kecelakaan di Jalan arteri Darangdan tepatnya di depan Masjid Al-Falah, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Kamis (23/5/2024) siang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan maut di Jalan Arteri Darangdan penghubung Purwakarta-Bandung, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan truk dan sepeda motor.

Akibat kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia.

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Meski kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan arteri Darangdan penghubung Purwakarta-Bandung tepatnya di depan Masjid Al-Falah, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (23/5/2024) siang.

Kecelakaan yang melibatkan tiga truk dan dua sepeda motor itu menyebabkan dua orang tewas dan enam orang luka-luka.

Berdasarkan keterangan Didin (48) pengemudi Truk Fuso dengan nomer polisi Z 9505 HB mengaku bahwa kendaraannya mengalami rem blong.

Ia menyebutkan bahwa saat itu sedang bertugas mengantar muatan dus dari Bandung menuju Karawang.

"Jadi di lokasi kejadian itu kan jalan turunan terus berkelok. Nah pas sekitar di lokasi itu rem engga berfungsi, sudah loss gitu, rem angin juga engga ada," ucap Didin saat diwawancarai Tribunjabar.id di Mapolres Purwakarta, Kamis (23/5/2024).

Dirinya mengaku sudah berusaha untuk membuang stir ke rumah warga agar tidak menimbulkan kecelakaan beruntun.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved