Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Filipi 2:7‭-‬8, Rupa Seorang Hamba

Melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Penulis: Erlina Langi | Editor: Erlina Langi
freepik.com
Renungan Harian Kristen Filipi 2:7‭-‬8, Rupa Seorang Hamba 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini

Filipi 2:7‭-‬8 TB
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Rupa Seorang Hamba

Jika Anda memiliki akses ke semua kemewahan yang dapat Anda impikan, apakah Anda akan melepaskannya dengan sukarela? Jika Anda memiliki kekayaan di luar imajinasi Anda, apakah Anda akan merelakan semuanya untuk seseorang yang Anda cintai?

Itulah yang Yesus lakukan.

“Ia mengesampingkan kuasa serta kemuliaan-Nya dan mengambil kedudukan rendah seorang budak dan dilahirkan sebagai manusia. Ia lebih merendahkan diri-Nya lagi, bahkan sampai mati di kayu salib seperti seorang penjahat.
Filipi 2:7-8 FAYH

Yesus menyerahkan hak istimewa ilahi-Nya, untuk sementara, agar Dia dapat bersama umat-Nya. Sehingga Dia dapat membayar utang mereka dan menebus mereka kembali kepada-Nya.

Karena itu, Tuhan "meninggikan Dia sampai ke surga dan memberikan kepada-Nya nama di atas segala nama." (Filipi 2:9 FAYH)

Jadi, jika Anda menganggap diri Anda sebagai pengikut Yesus, Anda secara alami dipanggil untuk mengikuti Dia. Untuk mencerminkan kasih-Nya. Dan untuk, setiap harinya, mematikan diri sendiri.

Meskipun panggilan untuk mematikan diri sendiri dapat menjadi literal dalam beberapa kasus, tetapi lebih sering, hal itu simbolis. Yang berarti menyerahkan apa yang kita inginkan demi sesuatu yang berdampak abadi.

Mungkin, alih-alih menonton acara TV atau melihat media sosial, Anda dapat mengunjungi seseorang di rumah sakit, membawakan makanan untuk seseorang yang terluka, atau membantu orang tua tunggal.

Mungkin, daripada terburu-buru menyelesaikan semua jadwal sibuk Anda, Anda dapat meluangkan waktu untuk membaca Alkitab bersama seorang anak, berteman dengan seseorang yang kesepian, atau hadir bersama orang-orang di sekitar Anda.

Mungkin, alih-alih menunggu Tuhan mengirimkan kesempatan kepada Anda, Anda dapat mencari mereka yang sangat membutuhkan Tuhan dan membantu mereka melihat mengapa Dia menempati tempat kehormatan tertinggi dalam hidup Anda.

Kabar baiknya adalah, Anda telah dimampukan untuk melakukan apa yang Yesus lakukan.

(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved