Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Mertua Meninggal, Motor Tabrak Alat Fitnes

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Bangli, Bali pada kemarin hari Selasa malam.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Bangli, Bali pada kemarin hari Selasa malam.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang ibu mertua tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Berikut kronologi kecelakaan di Bangli Bali kembali merenggut nyawa pemotor pada Selasa, 7 Mei 2024.

Insiden kecelakaan tersebut dialami pengendara motor Kadek Mustika (27) dan ibu mertuanya, Ni Nengah Sudastri (53).

Apesnya, kecelakaan tersebut merenggut nyawa Ni Nengah Sudastri.

Kecelakaan tersebut terjadi pada selasa, sekira pukul 20.56 Wita.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Nusantara, atau di kawasan permukiman Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Menurut keterangan Kanit Laka Satlantas Polres Bangli, Ipda I Ketut Karya kepada Tribun Bali, Rabu 8 Mei 2024, pihaknya membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Disebutkannya, insiden kecelakaan itu terjadi ketika Kadek Mustika mengantarkan ibu mertuanya pulang ke kediamannya, di Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang, Bangli.

"Sebelumnya ibu mertuanya berkunjung ke rumah Kadek Mustika yang berlokasi di Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Bangli," ucapnya.

Keduanya berboncengan, mengendarai sepeda motor Honda Vario warna Hitam DK 4168 PS dengan melintasi Jalan Nusantara.

Tepatnya di kawasan pemukiman wilayah Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Bangli, menuju ke arah selatan yakni Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang.

Di sisi lain, terdapat dua orang bernama I Gede Suparwata dan I Dewa Gede Putra Sunaka, tengah menurunkan muatan berupa alat fitnes dari mobil kolbak.

Mobil dengan plat nomor DK 8398 PQ itu parkir di timur jalan, tepatnya di depan Toko Sami Asih.

"Saat berusaha diturunkan, alat fitnes miring ke sisi barat.

Dan pada saat bersamaan, datanglah sepeda motor yang dikendarai Kadek Mustika.

Karena kejadiannya tiba-tiba, pengendara sepeda motor tidak dapat menghindar.

Sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Kejadian tersebut mengakibatkan, keduanya terjatuh dari sepeda motor ke arah selatan.

Oleh warga sekitar, keduanya segera dilarikan ke rumah sakit.

Kata Ipda Ketut Karya, Kadek Mustika mengalami luka-luka di tubuhnya, namun masih dalam keadaan sadar.

Sedangkan sang ibu mertua kondisinya tidak sadarkan diri.

"Mertuanya mengalami luka robek pada kepala kanan, bengkak pada pergelangan tangan kanan, memar pada bahu kanan dan meninggal dunia dalam perawatan," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, terhadap musibah kecelakaan ini pihak Satlantas Polres Bangli saat ini masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan saksi-saksi.

Sebab kejadian tersebut melibatkan barang yang ditabrak, bukan mobil yang terparkir.

"Kita masih lakukan penyelidikan dan koordinasikan juga dengan penyidik.

Untuk korban informasinya sudah sempat pulang, sedangkan jenazahnya masih dititip di RSUD Bangli," tandasnya.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Tribun-Bali.com/Muhammad Fredey Mercury)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di Tribun-Bali.com

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved