Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yesaya 40:3, Janji Allah di Genapi

Ada suara yang berseru-seru: ”Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

Penulis: Erlina Langi | Editor: Erlina Langi
Freepik.com/gpointstudio
Renungan Harian Kristen Yesaya 40:3, Janji Allah di Genapi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini

Yesaya 40:3 TB
Ada suara yang berseru-seru: ”Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

Janji Allah di Genapi

Dalam Perjanjian Lama, ketika bangsa Israel tercerai-berai dalam pengasingan karena ketidaktaatan mereka, Tuhan masih aktif bekerja melalui para nabi untuk berbicara kepada umat-Nya.

Dan dalam Yesaya 40, Tuhan memerintahkan Yesaya untuk menghibur umatnya karena Tuhan akan kembali untuk menyelamatkan mereka.

Umat Tuhan dipanggil untuk mempersiapkan diri mereka untuk kedatangan Tuhan kembali.

Dinubuatkan bahwa akan ada seorang nabi yang akan memimpin jalan menuju Tuhan di tengah padang gurun.

Gambaran padang gurun ini penting karena Tuhan sebelumnya telah memimpin umat-Nya keluar dari Mesir melalui padang gurun.

Ini adalah tempat pembebasan besar Allah atas Israel dan juga tempat pembebasan besar Allah berikutnya.

Dalam Matius 3:3, kita menemukan Yesaya 40:3 yang dikutip saat Yohanes Pembaptis berada di padang gurun untuk mempersiapkan umat Allah bagi kedatangan Yesus.

Yohanes adalah suara yang berseru, meminta orang-orang untuk berbalik dari jalan mereka dan bersiap untuk kedatangan Raja.

Yesus tiba setelah Yohanes Pembaptis dan mulai mengumumkan kedatangan Kerajaan Allah.

Janji-janji Allah yang telah lama ditunggu-tunggu dari Yesaya dan para nabi lainnya digenapi dalam pelayanan Yesus.

Ketika kita membaca Yesaya dan Injil bersama-sama, kita belajar bagaimana Tuhan terus setia kepada umat-Nya.

Dia menindaklanjuti janji-janji-Nya.

Dia tidak meninggalkan umat-Nya; sebaliknya, Dia membuat jalan melalui padang gurun untuk memberikan kehidupan baru bagi mereka.

Luangkanlah waktu untuk memikirkan hidup Anda sendiri.

Pikirkanlah bagaimana Allah telah setia kepada Anda.

Dia telah membuat jalan untuk membawa Anda ke dalam hubungan dengan-Nya.

Dan Dia akan terus bermurah hati dan setia menindaklanjuti janji-janji-Nya.

(*)

#TribunEvergreen

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved