Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Sulut

5 Berita Populer Sulut Pagi Ini: Bandara SamRatulangi Masih Ditutup, Kabar Terkini Warga Tagulandang

Simak 5 berita populer Sulawesi Utara, Jumat (19/4/2024) pagi ini. Diantaranya ada berita terkait Bandara Sam Ratulangi masih ditutup.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Tirza Ponto
TribunManado
5 berita populer Sulawesi Utara, Jumat (19/4/2024) pagi ini. Diantaranya ada berita terkait Bandara Sam Ratulangi masih ditutup. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak 5 berita populer Sulawesi Utara, Jumat (19/4/2024) pagi ini.

Diantaranya ada berita terkait Bandara Sam Ratulangi masih ditutup hingga hari ini dampak erupsi Gunung Ruang.

Selengkapnya simak berikut ini.

Penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado Diperpanjang Hingga Pukul 18.00 Wita Hari ini

Update info Jumat 19 April 2024. Foto : Suasana di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Kamis (18/4/2024).
Update info Jumat 19 April 2024. Foto : Suasana di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Kamis (18/4/2024). (Tribun Manado/Fernando Lumowa)

Penutupan sementara Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado diperpanjang hingga Jumat (19/4/2024) pukul 18.00 Wita hari ini.

Perpanjangan ini dipastikan menyusul Notice to Airmen (Notam) nomor A1010/24 NOTAMR A1009/24.

GM PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Maya Damayanti melalui Stakeholder Relation, Yanti Pramono mengatakan, penutupan diperpanjang karena hasil tes aktivitas abu vulkanik masih tinggi.

"Demi keselamatan, penutupan diperpanjang, berdasar rekomendasi stakeholder bandara," ujar Yanti pagi ini.

Penutupan sementara Bandara Samrat dilakukan sejak Kamis (18/4/2024).

Penutupan disebabkan erupsi Gunung Ruang di Tagulandang, Kepulauan Sitaro sejak Selasa 16 April 2024.(ndo)

Situasi Terkini di Tagulandang Sitaro Sulawesi Utara

Kepala BPBD Sulut Alfons Tamengkel
Kepala BPBD Sulut Alfons Tamengkel (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Terpantau pagi ini Jumat 19 April 2024, tak ada erupsi dari Gunung Ruang. Lokasi pengungsian bebas dari hujan abu.

Selain itu di dekat 2 pos pengungsian warga di Desa Apengsala telah dibangun Pos Darurat Bencana Gunung Ruang.

Pos darurat ini dibangun oleh personel TNI AD dari Kodam XIII/Merdeka.

Ada juga mobil dapur lapangan dari Kementrian Sosial (Kemensos) yang juga telah disiapkan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved