Kasus Campak di Sulut
Ini Data Dinkes Sulut, Kasus Campak dan Rubela di Sulawesi Utara Januari - Maret 2024
Berikut rincian lengkap data kasus campak dan rubela di Sulawesi Utara tahun 2023 dan 2024 (Januari-Maret).
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Handhika Dawangi
Sebelum pelaksanaan imunisasi massal itu, Dinkes Bitung melaksanakan sosialisasi di aula Kantor Camat Maesa, Kamis (4/4).
“Sasaran ORI Jumat besok (hari ini) 1.000 orang lebih,” kata Viktor.
Imunisasi tambahan ini akan diberikan kepada semua anak usia 9 bulan, 18 bulan dan usia Kelas 1 SD.
Viktor menjelaskan, imunisasi harus cepat dilakukan dan warga diharapkan bisa menerima untuk mencegah lebih banyak kasus baru.
Ia bermohon peran serta dan kerja sama pihak pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk bergotong royong melaksanakan imunisasi.
Status KLB ditetapkan jika terdapat 5 kasus suspek campak yang memiliki hubungan epidemiologis atau jika terdapat 2 kasus positif campak yang memiliki hubungan epidemiologis.
Viktor menjelaskan, ada 77 kasus dugaan campak di Bitung selang Januari hingga Maret. Sebanyak 9 kasus di antaranya positif.
Dari 34 yang dikirim sampel darah untuk diperiksa, hanya ada empat yang pernah diimunisasi campak.
Dalam 4 tahun terakhir, cakupan imunisasi di Kota Bitung mengalami penurunan yang sebagian disebabkan oleh pandemi, kurangnya peran lintas sektor dan perubahan psikologis masyarakat terhadap imunisasi.
Ia mengingatkan, penyakit campak sangat menular.
Penularannya melalui cipratan liur (droplet), ludah atau cairan hidung. Sangat berbahaya bila tidak ditangani secara serius.
“Komplikasinya bisa infeksi telinga, buta, radang otak dan radang paru,” jelas dia.
Untuk sementara, kasus campak hanya didapati di Kota Bitung.
Di Minahasa, Kepala Dinas Kesehatan Olviane Rattu menyebut tidak ada kasus campak di daerahnya.
"Dalam arti kasus campak di Minahasa masih dalam batas normal dan tidak mengarah ke KLB," kata dia, Kamis (4/4).
Hal ini, kata dia, berdasarkan laporan dari puskesmas bahwa beberapa bulan terakhir tidak ada laporan kasus campak di Minahasa.
Begitu juga di Kota Kotamobagu, kasus campak tidak ada pada tahun ini.
"Tahun 2023 juga tidak ada," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kotamobagu Hariyanti Sutarjo.
| BMKG Mendeteksi Adanya Gempa Bumi di Belu NTT, Senin 27 April 2026 |
|
|---|
| Gempa Bumi di Bitung Sulut, Senin 27 April 2026, BMKG: Magnitudo 2,8 |
|
|---|
| BMKG Mendeteksi Adanya Gempa Bumi di Seram Bagian Barat Maluku, Senin 27 April 2026 |
|
|---|
| Info BMKG: Gempa Bumi di Waropen Papua, Senin 27 April 2026, Kedalaman 10 Kilometer |
|
|---|
| BMKG Mendeteksi Gempa Bumi di Biak Numfor Provinsi Papua, Senin 27 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Data-kasus-campak-dan-rubela-di-Sulawesi-Utara-Update-April-2024.jpg)