Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan untuk Ibadah Perayaan Paskah Minggu 31 Maret 2024

Renungan Harian Keluarga Kristen Sabtu 30 Maret 2024.Pembacaan alkitab terdapat pada Matius 28:1-10.

Editor: Chintya Rantung
istimewa
Ilustrasi Kebangkitan Yesus 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Keluarga Kristen Sabtu 30 Maret 2024.

Pembacaan alkitab terdapat pada Matius 28:1-10.

Contoh renungan yang bisa digunakan dalam ibadah Perayaan Paskah.

Pergi Dan Katakanlah Yesus Sudah Bangkit.

Kitab Injil Matius, ditulis oleh Matius sekitar tahun 60 M, ditunjukan kepada jemaat dengan latar belakang Yahudi yang sangat terkait dengan hukum taurat.

Didalamnya menunjukkan bahwa nubuat-nubuat dalam perjanjian lama digemapi dalam Yesus Kristus mulai dari kelahiran-Nya, semua bentuk pelayanan-Nya, penderitaan, dan kematian-Nya, serta kebangkitan-Nya.

Cerita kebangkitan Yesus dijadikan penulis sebagai berita untuk meneguhkan iman jemaat.

Penulis berharap agar jemaat menjadi kuat dalam iman. Telah menjadi tradisi pada hari minggu sesudah kematian, para perempuan pergi ke kubur.

Dan itulah yang dilakukan oleh Maria Magdalena dan Maria yang lain. Tujuan mereka adalah untuk pergi merempah-rempahi kubur Yesus, terjadilah sebuah gempa bumi yang dahsyat, gempa yang sama juga terjadi disaat yesus meninggal dikayu salib.

Gempa menandakan suatu yang luar biasa terjadi, dan gempa disekitar kubur Yesus menunjukan pada campur tangan Tuhan. Alkitab perjanjian lama, seperti Keluaran 19 : 18, 1 Raja-raja 19: 11, Mazmur 114:7 mencatat bumi gemetar sebagai tanda Tuhan Allah datang.

Penulis mencatat gempa bumi itu terjadi ketika seorang malaikat turun dari sorga menggulingkan batu besar yang menutup kubur Yesus. Batu besar yang dimaksud adalah batu yang disiapkan oleh Yusuf Arimatea untuk menutup kubur Yesus.

Dapat dibayangkan ketika kita merasakan gempa bumi yang dahsyat. pasti ada rasa takut yang menyelimuti kehidupan kita.

Gempa bumi tanda kehadiran malaikat yang menunjuk pada kemenangan KRISTUS atas maut, mengejutkan dan membuat Maria Magdalena dan Maria yang lain serta para penjaga kubur Yesus menjadi sangat takut.

Penulis mencatat bahwa tidak hanya para perempuan yang menyaksikan peristiwa besar ini tetapi juga turut disaksikan oleh serdadu-serdadu yang menjaga kubur Yesus atas perintah imam-imam kepala dan orang Farisi.

Pernyataan ‘Jangan Takut’ ada dua kali dalam perikop ini. Pertama ayat 5 oleh malaikat Tuhan dan ayat 10 oleh malaikat Tuhan. Hal ini memberi satu pengharapan dan kepastian kepada mereka akan keberadaan Yesus yang menunjukkan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup yang telah mengalahkan maut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved