Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Partai Demokrat

AHY: Partai Demokrat Selamat Usai Gabung Kubu Prabowo, Hancur Lebur Jika Masih di Koalisi Perubahan

AHY menyebut bahwa Partai Demokrat bakal hancur lebur jika masih menjadi anggota Koalisi Perubahan yang mengusung Anies-Muhaimin.

|
Editor: Frandi Piring
Kompas.com/Tatang Guritno
Ketua Umum Partai Demokrat AHY menyadari bahwa Partai Demokrat terselamatkan usai bergabung ke Kubu Prabowo-Gibran. Terbayangkan akan hancur lebur jika masih berada di Koalisi Perubahan, kubu Anies-Muhaimin. 

Diketahui, kubu paslon nomor urut 01 Anies-Muhaimin dan kubu nomor urut 03 Ganjar-Mahfud sedang dalam proses gugatan terkait sengeket Pilpres 2024.

Sebagaimana pasangan nomor urut 02 Prabowo-Gibran telah dinyatakan menang Pilpres 2024 satu putaran oleh KPU RI beberapa waktu lalu.

Hal ini membuat syok kubu Anies dan Ganjar. Mereka tak menyangka hasilnay bisa mutlak seperti itu.

Alhasil, kubu Anies dan Ganjar menyusun kekuatan untuk pengajuan hak angket di DPR RI.

Menanggapi hal itu, AHY mengajak kubu Anies dan Ganjar untuk move on menyikapi hasil Pilpres 2024 ini.

"Yang jelas kita justru harus move on. Lima tahun, sepuluh tahun ke depan ini banyak tantangan dan komplikasinya."

"Saatnya kita harus membangun kembali rekonsiliasi bangsa dan kita berikan ruang demokrasi," kata AHY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2/2024) lalu.

Menteri ATR/BPN sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menteri ATR/BPN sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (HO/Tribunnews.com)

Kendati demikian, AHY tetap menghormati hasil penghitungan suara Pemilu 2024.

"Kalau ada yang tidak puas ada mekanismenya silakan, itu hak warga negara, hak partai politik."

"Tetapi saya tidak ingin terjebak kita terlalu carut marut dalam isu-isu semacam itu karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan," tandasnya.

Sebagai informasi, AHY saat ini menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Maruf Amin. (Sumber: Kompas.com/WartaKotalive.com)

Baca juga: Kumpulkan Kader Demokrat usai Pemilu 2024, AHY: Yang Belum Berhasil Jangan Kecil Hati

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved