Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penimbunan Solar di Bitung

Aksi Penimbunan dan Penyelundupan BBM Solar Subsidi di Bitung Sulut, Kapolda Minta Masyarakat Lapor

Dari penelusuran di lapangan, dugaan penyelundupan dan penimbunan BBM jenis solar bersubsidi sebagian besar dilakukan kendaraan bermesin disel

Tribun Manado/Christian Wayongkere
Ilustrasi antre, suasana kendaraan-kendaraan yang melakukan antrean di sejumlah BBM yang ada di Kota Bitung, dengan adanya praktik penyelundupan dan penimbunan BBM Solar subsidi kerap berdampak ke pengendara yang tengah lakukan antrian. Foto Christian Tribun Manado 

BITUNG, TRIBUNMANADO.CO.ID – Aksi penyelundupan dan pemimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, di Kota Bitung Sulawesi Utara diduga masih terjadi.

Bahkan aksi itu dilakukan dengan berbagai modus.

Awalnya para pelaku yang diduga yang bernaung dalam sindik ini, melakukan pengisian BBM jenis solar subsidi.

Baca juga: Daftar Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU Indonesia, Kamis 21 Maret 2024

Mereka kerap mengelabui operator di SPBU maupun aparat, sehingga aksi meraka selalu luput dari jerat hukum.

Dari penelusuran di lapangan, dugaan penyelundupan dan penimbunan BBM jenis solar bersubsidi sebagian besar dilakukan kendaraan bermesin disel berbagai jenis.

Seperti Mitsubishi Kuda, Isuzu Panther, Panther Miyabi, hingga kendaraan truk dan kendaraan bertonase besar.

“Mereka mengisi di tangki mobil, lalu membawa ke tempat-tempat penimbunan BBM yang mengaku memiliki izin menimbun BBM. Padahal yang di tampung itu BBM subsidi,” kata sumber di lapangan, Kamis (21/4/2024).

Lanjut sumber, aksi tersebut juga dilakukan dengan cara melakukan pengisian lebih dari satu di SPBU berbeda.

Aksi tersebut dilakukan hampir setiap hari di SPBU yang ada di Kota Bitung Sulut.

Menyikapi masalah penyelundupan BBM Solar subsidi, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan tak segan meminta masyarakat untuk malapor.

“Karena di beberapa tempat sudah kami tindak, apalagi solar bersubsidi itu untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai di timbun dan ketika kelangkaan baru di jual dengan harga tinggi, begitu juga di jual ke pihak lain yang harusnya pakai BBM industri,” kata Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan ketika melakukan kunjungan kerja di Bitung Sulut, Rabu kemarin.(crz)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved