Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong Sulawesi Utara

Disebut Daerah Lumbung Padi, Harga Beras di Pasar Lolak Justru Mahal

Salah satu pembeli Cha Ambolonang mengaku harga ini sudah diterapkan penjual sejak seminggu terakhir

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Alpen Martinus
tribunmanado.co.id/Sujarpin Dondo
Kabupaten Bolmong dikenal sebagai salah satu daerah lumbung beras di Provinsi Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,BOLMONG - Memasuki bulan suci Ramadan tahun 2024, harga beras semakin melonjak. 

Bahkan di daerah yang dikenal dengan istilah lumbung beraspun juga tak terkecuali. 

Pantauan Tribun Manado senin 11 Maret 2024, di pasar Lolak Bolmong harga beras menyentuh angka Rp 16 ribu per kilogramnya. 

Baca juga: Harga Beras di Pasar Karombasan Manado Tembus Rp17 Ribu Perkilogram, Warga Mengaku Kaget

Untuk harga Rp 16 ribu ini yakni beras Serayu dan juga Superwin. 

Salah satu pembeli Cha Ambolonang mengaku harga ini sudah diterapkan penjual sejak seminggu terakhir. 

"Sudah dari minggu lalu harganya begini, sebelumnya harga beras hanya Rp 14 ribu, " ucapnya. 

Cha menambahkan bahwa mungkin kenaikan ini digunakan penjual disaat momen memasuki bulan suci Ramadan. 

"Mungkin karna sudah mau Ramadhan makanya pedagang menaikan harganya, " tambahnya. 

Sementara itu salah satu petani beras asal Bolmong Joni Kobandaha mengatakan bahwa kenaikan harga beras ini dikarenakan untuk mencari untung. 

"Kalau dari petani saat ini harganya Rp 14500 tapi kalau sudah di pedagang pasti kan mereka ambil untung, " ucapnya. 

Joni juga mengakui bahwa banyak juga petani beras yang hasil panennya berkurang. 

"Tidak gagal hanya hasil menurun karena musim panas, ditambah lagi dengan hama sawah yang cukup merepotkan petani, " jelasnya. 

"Jadi bila biasa panen banyak kalau dapat masalah seperti ini ya hasil juga turun, " tambahnya. 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved