Pawai Ogoh Ogoh di Manado
Warga Negara Australia Ikut Pawai Ogoh-Ogoh di Manado Sulawesi Utara
Mengenakan pakaian adat Bali, dengan topi dan celana khas, Benson satu diantara puluhan pemikul ogoh - ogoh.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Benson, seorang warga negara Australia, turut dalam pawai ogoh - ogoh di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (10/3/2024).
Mengenakan pakaian adat Bali, dengan topi dan celana khas, Benson satu diantara puluhan pemikul ogoh - ogoh.
Ia larut dalam euforia pawai yang kali ini sangat meriah.
Benson menggoyang ogoh-ogoh, berteriak dan tertawa saat dirinya ikut tersiram air.
Sesekali ia melayani permintaan foto warga.
Ternyata Benson fasih berbahasa indonesia. Bahkan juga bahasa Manado.
"Saya kuliah di Unsrat," kata dia.
Benson mengaku tertarik dengan budaya Indonesia.
Ikut dalam barisan ogoh-ogoh adalah inisiatifnya.
"Ini sangat menyenangkan," kata dia.
Menurut dia, Indonesia punya banyak yang menarik.
Itu semua, kata dia, harus dilestarikan.
"Ajang ini turut melestarikan budaya Indonesia yang kaya," katanya. (Art)
| Kolaborasi Anak Muda dan Orang Tua di Perayaan Nyepi di Manado Sulut, Tekankan Kerukunan Beragama |
|
|---|
| Wali Kota Manado Andrei Angouw: Kita Selalu Dukung Kegiatan yang Dilaksanakan Umat Hindu |
|
|---|
| Nuansa Toleransi di Manado Sulawesi Utara: Musik Bambu Kawal Barisan Ogoh-Ogoh |
|
|---|
| Potret Kemeriahan Festival Pawai Ogoh-Ogoh di Lapangan Tikala Manado Sulawesi Utara |
|
|---|
| I Putu Krisna Aditya Beberkan Arti dari Festival Ogoh-Ogoh di Manado Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Benson-seorang-warga-negara-Australia-turut-dalam-pawai-ogoh-ogoh-Sulut-Minggu-1032024.jpg)