Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer

5 Populer Hari Ini: NasDem Kritik PDIP, Dapat Restu Putra Jokowi, hingga Habiskan Setengah Triliun

Berikut 5 Berita Populer Hari Ini, Jumat 8 Maret 2024, dirangkum khusus untuk pembaca setia Tribunmanado.co.id.

Tayang:
Penulis: Alexander Pattyranie | Editor: Alexander Pattyranie
Tribunmanado.co.id/Alp
Kolase foto 5 Populer Hari Ini: NasDem Kritik PDIP, Dapat Restu Putra Jokowi, hingga Habiskan Setengah Triliun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut 5 Berita Populer Hari Ini, Jumat 8 Maret 2024, dirangkum khusus untuk pembaca setia Tribunmanado.co.id.

Mulai dari NasDem Kritik PDIP, Dapat Restu Putra Jokowi, Kecelakaan Maut, Sempat Pamit dari Brownis, hingga Ganjar-Mahfud Habiskan Setengah Triliun.

Simak selengkapnya :

1. NasDem Kritik PDIP: 'Ketika Menang Diam Seperti Kura-Kura, Di Saat Kalah Ribut'

Politikus Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago mengkritik PDIP saat diskusi di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (7/3/2024).

Diketahui, Irma menjadi pembicara dalam acara diskusi tersebut.

Pada kesempatan itu, Irma menyinggung manuver PDIP yang saat ini cocoknya menjadi oposisi pemerintah.

Irma menyebut, partai politik (parpol) adalah sumber permasalahan di Indonesia karena cenderung pragmatis.

"Parpol yang jadi akar permasalahan kericuhan di negeri ini, karena apa? Pragmatis, semua pragmatis," kata Irma di lokasi.

"Semua partai politik korupsi. Betul enggak? Betul. Kita enggak usah tutup-tutupi lah," ujarnya menambahkan.

Acara diskusi itu juga dihadiri Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto hingga Jusuf Kalla alias JK.

Irma menuturkan, PDIP baiknya menjadi oposisi pemerintah. Sebab, selama ini cenderung diam ketika menjadi penguasa.

"PDIP ini bagusnya jadi oposisi, tapi ketika dia menang dia enggak bagus.

Karena ketika dia menang, dia diam seperti kura-kura. Ketika dia kalah, baru betul-betul menjadi wong cilik," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan JK. Menurut JK, saat ini hampir seluruh parpol-parpol cukup pragmatis dan tidak mau menjadi oposisi.

"Banyak partai yang pragmatis termasuk partai saya, Golkar," kata JK.

JK mencotohkan, ketika dirinya menang saat dicalonkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pemilu 2004.

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI ini mengungkapkan, saat itu dirinya menang walupun tak didukung Golkar.

Baca selengkapnya -->

2. Kantongi Restu Putra Jokowi, Nama Melky Pangemanan Menguat di Pilkada Minut 2024

Pilkada Minut 2024 banjir figur.

Salah satu figur yang bisa menggebrak adalah Melky Pangemanan.

Ketua PSI Sulut ini mengukir prestasi gemilang dengan meraih kursi di DPRD Minut - Bitung pada Pemilu 2024.

Peluangnya untuk diusung cukup besar meski PSI hanya meraih 1 kursi di DPRD Minut.

Penyebabnya adalah restu dari Ketua PSI Kaesang Pangarep bagi Melky untuk maju di Pilkada Minut.

Kaesang adalah putra Presiden Jokowi.

Restu ini bisa jadi karpet merah bagi Melky dikarenakan PSI memainkan peran penting dalam koalisi gemuk parpol pendukung Prabowo - Gibran.

Calon lain yang bisa mengejutkan adalah Chintya Erkles. 

Srikandi partai Gerindra ini punya modal kuat untuk kontestasi politik. Elektabilitas ia punya. 

Selama beberapa periode nyaleg, Erkles selalu mengumpulkan suara terbanyak. Modal pun ia punya. 

Erkles kian kencang dengan Prabowo effect yang mengantarkan Prabowo Gibran meraih kemenangan mutlak dalam Pilpres di Minut.

Kekuatan Erkles akan berlipat ganda bilamana wacana koalisi dengan Demokrat gol. 

Di kubu Demokrat, ada Stendy Runtuwene yang elektabilitasnya meroket pada pemilu 2024.

Kubu Golkar menebar ancaman. Mereka punya sederet kader kelas Pilkada. 

Baca selengkapnya -->

3. Kecelakaan Maut, Pengendara Mobil Tewas, Mobil Kecepatan Tinggi Tabrak Tiang Telepon dan Pohon

Terjadi kecelakaan maut di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat, (8/3/2024).

Insiden kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil.

Akibat insiden kecelakaan itu satu orang tewas.

peristiwa kecelakaan itu terjadi tepatnya di jalan A Yani, Palembang, sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban meninggal dunia merupakan pengendara mobil yang alami kecelakaan tunggal.

Kasat Lantas Polrestabe, Palembang, AKBP Emil Eka Putra didampingi Kanit Laka, Iptu Ar-Sikakum, angkat bicara terkait laka tunggal yang terjadi di jalan A Yani menewaskan pengemudi mobil Avanza warna silver bernopol BG 1420 JR ,yang diketahui oleh Ardian Arfendi (19), Jumat, (8/3/2024), sekitar pukul 04.30. 

"Untuk pengemudi mobil Avanza tersebut Yakni Ardian meninggal dunia, sudah dievakusi ke RS Bari, Palembang. Dan 5 rekannya di evakuasi di RS Muhammadiyah masih dalam perawatan dokter ," tegas email. 

Terkait insiden ini, Emil mengatakan, diduga adanya kelalaian dari pengemudi  mobil Toyota Avanza BG 1420 JR.

"Atas ulahnya korban diduga melanggar pasal 310 ayat 4 UU RI No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan," katanya. 

"Yang karena lalainya kurang hati-hati sewaktu mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk dan kecepatan terlalu tinggi," katanya.

Hingga kini lanjut Emil, anggotanya Satlantas Poltestabes, Palembang sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), di lokasi tersebut.

"Untuk barang bukti mobil tersebut Avanza bernopol BG 1420 JR sudah diamankan ke Polrestabes, Palembang, " katanya. 

Korban Ribut dengan Pacar
Adrian Anfendi diketahui merupakan sopir mobil Avanza bernopol BG 142O JR warna silver yang tewas dalam insiden laka tunggal tersebut.

Ayah korban, Hasta (43), menuturkan anaknya pergi dari rumah pada Kamis, (7/3/2024), sekitar pukul 16.00.

Baca selengkapnya -->

4. Sempat Pamit dari Brownis, Ivan Gunawan Kabarkan Bakal Kembali Ngehost

Ivan Gunawan bakal kembali jadi host Brownis.

Diketahui sebelumnya, Ivan Gunawan sempat umumkan pamit dari Brownis.

Kabar tersebut sempat bikin heboh bahkan membuat host Brownis lainnya menangis.

Setelah beberapa waktu, kini Ivan Gunawan mengumumkan kabar bahwa dirinya bakal kembali ngehost bersama Ayu Ting Ting dan lainnya.

Kabar tersebut diungkap Ivan Gunawan baru-baru ini.

Sosok yang akrab disapa Igun tersebut mengaku diminta untuk mengisi Program Ramadan buka puasa.

"Insyaallah saya hari Senin balik ke Brownis," kata Ivan Gunawan.

Namun, Ivan Gunawan mengungkap bahwa ia hanya mengambil kontrak kerja selama satu bulan saja di acara Brownis.

"Hari Senin saya balik ke Brownis, saya ngisi acara buka puasa juga di Trans TV, jadi kita bakal kangen-kangenan hari Senin itu," tambahnya, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (8/3/2024).

"Aku balik ke Brownis sebulan aja, kerja sebulan aja, Alhamdulillah ngambil uang cash," ungkap Ivan Gunawan.

Sementara itu, Ivan Gunawan mengaku dirinya tak memiliki batasan untuk kembali tampil di televisi.

Justru ia akan tetap tampil apa adanya dan menjadi diri sendiri.

"Ngggak ah, saya biasa aja begini. Saya jadi diri sendiri aja," ujar desainer yang kerap disapa Igun ini.

"Saya sih enggak trauma, ya namanya pekerja kan kalau disuruh balik, kalau diminta-minta terus, ya balik, kenapa enggak," sambungnya.

Baca selengkapnya -->

5. Ganjar-Mahfud Habiskan Setengah Triliun Namun Suara di Pilpres Terpuruk, Ini Rincian Dana Kampanye

Perhitungan suara Pilpres 2024 masih terus berlanjut.

Lantas suara dari Prabowo-Gibran masih paling tertinggi.

Diurutan kedua ada pasangan Anies-Muhaimin.

Dan suara paling terendah ada di pasangan nomor urut 3, yakni Ganjar-Mahfud.

Terkait hal tersebut dana kampanye dari Ganjar-Mahfud tak sesuai dengan suara yang didapatkannya.

Dimana dana kampanye Ganjar-Mahfud mencapai setengah triliun.

Dana kampanye tersebut bahkan dua kali lipat lebih tinggi dari Prabowo-Gibran.

Anies-Muhaimin yang dana kampanye paling terendah bahkan 10 kali lipat baru menyamakan dana kampanye Ganjar-Mahfud.

Terkait hal tersebut berikut ini rincian dana kampanye dari capres-cawapres 2024 yang dirilis KPU.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) para calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) pada Pilpres 2024.

Diketahui, LPPDK menyajikan semua penerimaan dan pengeluaran dana kampanye dalam bentuk uang, barang, dan jasa dengan menggunakan pendekatan aktivitas.

Adapun proses pembukuan LPPDK dimulai sejak penetapan pasangan calon sampai dengan berakhirnya masa kampanye.

Dalam surat yang tertulis, jika pasangan pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyampaikan total penerimaan dana kampanye mereka selama masa kampanye Pilpres 2024 sebesar Rp49.341.955.140 (Rp49,3 miliar) dan total pengeluaran sebesar Rp49.340.397.060 (Rp49,3 miliar).

Selanjutnya pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melaporkan total penerimaan dana kampanye sebesar Rp208.206.048.243 (Rp208,2 miliar) dan total pengeluaran sebesar Rp207.576.558.270 (Rp208,5 miliar).

Baca selengkapnya -->

(Tribunmanado.co.id/Alp/Tim Tribun Manado)

Baca Berita Lainnya dari Tribun Manado di Google News

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved