Advertorial
SDA Goes To School, Dalam Rangka Hari Air Dunia ke-32
Peringatan Hari Air Dunia ke-32 yang mengangkat tema “Water for Peace” atau Air Untuk Perdamaian
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Dalam rangka meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya air bersih dan bagaimana mengelola sumber air bersih secara bijak dan berkeadilan, setiap tanggal 22 Maret 2024 diperingati sebagai Hari Air Dunia.
Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikoordinasikan dengan UN-Water dalam United Nations Conference on Environment and Development (UNCED) pada 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro Brazil.
Peringatan Hari Air Dunia ke-32 yang mengangkat tema “Water for Peace” atau Air Untuk Perdamaian di tahun 2024 ini sangat Istimewa, karena Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang akan menjadi tempat perhelatan World Water Forum (WWF) 2024 atau Forum Air Dunia yang akan berlangsung di Bali pada bulan Mei 2024 mendatang.
Di mana forum ini diselenggarakan setiap tiga tahun sekali yang akan membahas terkait dengan masalah air secara global.
Turut mengambil bagian dalam peringatan Hari Air Dunia ke-32 ini, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR menyelenggarakan beberapa kegiatan salah satunya adalah SDA Goes To School. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Maret 2024 di SD Negeri 98 yang berada Manado.
Penyelenggaraan kegiatan SDA to School yaitu berupa penayangan video animasi tentang perjalanan air, bagaimana menghemat air, realita bencana banjir dan kekeringan, serta edukasi biopori. Usai menerima materi, para siswa dan guru SDN 98 Manado disuguhkan kuis dengan hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.
“Kegiatan edukasi ini kami kemas secara menarik agar bisa menarik perhatian anak-anak dalam menyimak setiap materi yang disampaikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan program edukasi dini kepada anak-anak bagaimana fungsi air dan bagaimana memanfaatkan air untuk kehidupan sehari-hari, dimana air itu sangat penting. Kami harapkan edukasi dengan Tema “Water for Peace” yang sudah disampaikan kepada anak-anak dapat diserap dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Teddy Sorey, S.T., M.T. selaku Ketua Pelaksana kegiatan SDA Goes to School.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto, M.Si, M.T mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang sudah mengizinkan pelaksanaan kegiatan SDA Goes to School di SDN 98 Manado.
Dan berharap kegiatan ini bisa bermanfaat dan memberikan edukasi sehingga anak-anak dapat memahami dan mempraktikkan bagaimana menjaga dan menghemat air.
Sebagian anak-anak sekolah tinggal di kompleks sekolah yang berada di sekitar bantaran sungai Sario Manado. Untuk itu, Kepala Sekolah SDN 98 Manado, Meity Tambuwun, S.Pd sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan SDA Goes to School ini.
Menurutnya, edukasi mengenai lingkungan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. “Selaku pimpinan sekolah, saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Semua kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi sangat membawa dampak positif, memberikan pendidikan yang luar biasa kepada anak-anak untuk mengenal air dan sungai, bukan hanya untuk kehidupan mereka saat ini,
tapi juga untuk kehidupan mendatan," ujarnya
"Harapan saya, melalui kegiatan ini, anak-anak dapat memprakitkkan dimulai dengan hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat sungai, dan menghemat air. Terlebih saya senang sekali dengan adanya kegiatan penanaman biopori yang difasilitasi oleh BWS Sulawesi I, ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami, karena sekolah kami sering mengalami banjir apalagi sebelum ada talud, bersyukur dengan adanya talud sungai yang telah dibangun. Namun terkadang di saat intensitas hujan tinggi, air kadang-kadang bisa naik, untuk itu kami berharap dengan adanya biopori ini dapat meminimalisir meluapnya air sungai
sario di lingkungan sekolah saat musim penghujan”, pungkas Meity.
Kehadiran dua maskot utama yaitu Jenderal Air dan Anak Bendungan menambah keseruan pelaksanaan kegiatan SDA Goes to School ini. Terlebih para siswa mendapatkan merchandise menarik dari panitia seperti kaos dan topi sahabat air, totebag, tumbler serta tempat makan.
Diharapkan dengan diberikannya merchandise ini, para siswa dapat meminimalisir penggunaan plastik untuk kebutuhan minum dan makan saat berada di lingkungan sekolah.
Diketahui selain kegiatan SDA Goes to School, sejak tangal 2 Maret 2024 pihak BWS Sulawesi I telah menyelenggarakan kegiatan penanaman 500 pohon yang tersebar di beberapa infrastruktur air yang ada di Sulawesi Utara, seperti Bendungan Lolak, Bendungan Kuwil Kawangkoan, Bendung Toraut, Bendung Sangkub dan Embung Wanua Ure.