Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Pakar Hukum Ragukan Suara 58 Persen Prabowo-Gibran, Begini Analisa Peneliti Pemilu

Anggapan bantuan sosial (bansos) berpengaruh kepada elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming masih kontroversi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Lodie Tombeg
dok. Prabowo-Gibran
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul di Pilpres 2024. Anggapan bantuan sosial (bansos) berpengaruh kepada elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Prabowo-Gibran masih kontroversi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Anggapan bantuan sosial (bansos) berpengaruh kepada elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming masih kontroversi.

Pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar tidak yakin perolehan quick count 58 persen Prabowo-Gibran karena janji makan siang gratis.

Adapun hal itu dikatakan Zainal dalam diskusi daring bertajuk Kondisi Demokrasi Hari Ini, Jumat (23/2/2024).

"Jadi angka 58 persen tapi sampai sekarang kita belum pernah ada research kenapa angka itu bisa tercapai. Betulkah orang Indonesia itu 'bisa dibodohi' memilih yang namanya makan siang gratis. Janji untuk bagi-bagi susu. Apakah benar orang Indonesia seperti itu, saya tidak yakin," kata Zainal.

Zainal menilai hal itu dikarenakan belum ada riset terkait hal tersebut.

"Apakah orang Indonesia itu benar senang dengan Pak Prabowo, belum tentu juga. Belum ada penelitiannya. Jadi kita belum tahu angka 58 persen itu terdiri dari potret janji politik lebih laku. Apakah potret itu terjadi karena Prabowo lebih baik dari yang lain. Kita tidak tahu hal itu," tegas.

Meski begitu dikatakan Zainal ada satu hal yang belum dibantah terkait bantuan sosial atau bansos.

"Tapi ada satu faktanya yang sudah pernah terlihat dan itu tidak ada yang membantah sampai sekarang. Ya itu bansos. Pengerahan dana bantuan itu sudah terlihat. Apakah itu memberi pengaruh, kita tidak tahu tapi itu ada," jelasnya.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, sulit menyimpulkan bansos berpengaruh memberikan pengaruh langsung pada keterpilihan Pasangan Calon (Paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Burhan lebih meyakini penema bansos berpengaruh kepada approval rating (tingkat kesukaan) terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara Jokowi lebih diasosiasikan mendukung Prabowo-Gibran pada kontestasi kali ini.

Diketahui sejumlah lembaga survei telah menyelesaikan hitung cepat atau quick count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dengan data masuk 100 persen, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memimpin dengan perolehan suara di atas 50 persen.

Dalam survei Litbang Kompas menggunakan metode stratified random sampling dengan mengambil 2.000 TPS sebagai sampel yang tersebar di 38 provinsi.

Memiliki margin of error kurang dari 1 persen, hasilnya pasangan Anies-Muhaimin: 25,23 persen, Prabowo-Gibran: 58,47 persen, Ganjar-Mahfud MD: 16,30 persen.

(Tribunnews.com/Rahmat W Nugraha)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved