Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Hari Ini, Driver Ojol dan Penumpangnya Tewas di TKP, Korban Laka Tabrak Lari Mobil

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Kol H Burlian, Palembang, Sumatera Selatan pada hari ini Sabtu.

rachmad kurniawan/tribunsumsel.com
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Kol H Burlian KM 9 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Kol H Burlian, Palembang, Sumatera Selatan pada hari ini Sabtu.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan 2 orang tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Anggota KPPS Tewas, Korban Tersenggol Mobil Usai Pulang Kerja di Perusahaan

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pengendara Motor Tewas di TKP, Korban Hendak Menyalip Lalu Tergencet Truk

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu berdoa dan menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tabrak lari di Jalan Kol H Burlian KM 9 Palembang Boni (34) yang tewas di lokasi bersama penumpangnya, hendak mengantar Titin (51) ke terminal Damri KM 8, Sabtu (17/2/2024).

Ari (38) teman korban mengatakan Boni hendak mengantar tetangganya ke terminal Damri.

"Penumpang itu tetangganya, mau ngantar ke terminal Damri tujuan Bangka," ujar Ari saat dijumpai di RS Umum Muhammad Hoesin.

Ia mendapatkan informasi dari sesama temannya jika Boni menjadi korban kecelakaan.

Menurut info yang beredar kendaraan yang menabrak Boni dan Titin adalah mobil sejenis Strada.

"Mobil itu nabrak kemudian kabur, infonya jenis mobil strada yang ada bak kecil," katanya.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Arham Sikakum mengatakan pihaknya masih mencari keberadaan mobil yang menabrak korban.

"Kami ada foto mobilnya jenisnya Mitsubishi warna hitam.

Masih kami cari dan kami imbau sebaiknya pengemudi itu menyerahkan diri," ujarnya.

Dia menambahkan antara kedua korban adalah tetangga rumah, yang hendak menuju ke terminal Damri.

"Iya betul korban bertetangga, mereka mau ke Damri.

Yang driver ojek-nya mau mengantar tetangganya ke Damri tujuan Bangka," tandasnya.

Saat ini keluarga dan rekan korban masih berada di kamar jenazah RSMH sedang menunggu dokter forensik membersihkan dan menjahit luka korban.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di Sripoku.com

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved