Anggota KPPS di Manado
Seorang Anggota KPPS di Manado Sulawesi Utara Meninggal, Andi Sujuti: Tak Ada Tenaga Medis di TPS
Selain keluarga, rekan kerja almarhum di KPPS TPS 4 Malalayang 1 Barat ikut berduka dengan kepergian almarhum.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepergian Micky Ricky Sepang (57), meninggalkan duka yang mendalam bagi orang-orang yang mengenal dekat sosok almarhum.
Micky Ricky Sepang adalah salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KKPS) Pemilu 2024 di Kelurahan Malalayang 1 Barat, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Selain keluarga, rekan kerja almarhum di KPPS TPS 4 Malalayang 1 Barat ikut berduka dengan kepergian almarhum.
"Kami sangat sedih tak percaya begitu cepat rekan kerja kita Micky Sepang telah pergi," ujar ketua KPPS di TPS 4 Malalayang 1 Barat, Andi Sujuti, Jumat (16/2/2024).
Kata Andi almarhum meninggal dunia di rumahnya usia bertugas di TPS 4.
"Setelah penghitungan suara memang kelihatan almarhum kelelahan apalagi ada penyakit bawahan seperti jantung asam urat dan kolesterol," tandasnya.
Ia mengungkapkan mereka sangat bekerja keras, tetapi sangat disayangkan tidak ada tenaga medis yang pantau di TPS 4 Malalayang 1 Barat.
"Dari mulai kami kerja tanggal 14 sampai tanggal 15 selesai penghitungan suara tidak ada tenaga medis yang datang.
Seharusnya ada tenaga medis meskipun di setiap kecamatan hanya 1 yang penting ada yang kontrol, supaya ketika ada yang mengeluh sakit langsung dilarikan ke rumah sakit," tuturnya.
Diketahui, almarhum saat ini hanya tinggal sendiri, di Kelurahan Malalayang 1 Barat, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.
Istrinya bernama Yolanda Damond lagi pergi ke Pangkal Pinang.
Tetapi menurut keluarga saat ini sang istri sudah bertolak dari Pangkal Pinang ke Manado.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.