Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Sehari Menuju Pemilu 2024: Investor Asing Menunggu Hasil Pilpres

Stabilitas politik dan kelancaran Pemilu maupun Pilpres 2024 di Indonesia sangat ditungguh investor.

Editor: Lodie Tombeg
Juni KRISWANTO / AFP
PERSIAPAN - Pekerja memeriksa kotak suara berisi kertas suara sebelum dimuat ke truk untuk didistribusikan ke kecamatan di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Surabaya pada 5 Februari 2024. Stabilitas politik dan kelancaran Pemilu maupun Pilpres 2024 di Indonesia sangat ditungguh investor. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Stabilitas politik dan kelancaran Pemilu maupun Pilpres 2024 di Indonesia sangat ditungguh investor.

Begitu pesta demokrasi berjalan lancar dan aman, sektor investasi diperkirakan bakal ramai masuk ke Indonesia.  

Chief Dealer Fixed Income & Derivatives PT Bank Negara Indonesia (BNI) Fudji Rahardjo memandang, faktor pemilu memang cukup berpengaruh bagi minat investor termasuk lelang Surat Utang Negara (SUN).

Terutama investor asing yang masih bersikap wait and see jelang pemilihan presiden (pilpres) pada 14 Februari 2024.

Pemerintah menerima penawaran masuk sebesar Rp 52,63 triliun pada lelang SUN yang dilaksanakan Senin (12/2). Aktivitas lelang SUN pekan ini dipengaruhi berbagai faktor salah satunya sentimen pemilihan umum (pemilu).

Berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk pada lelang SUN tanggal 12 Februari 2024 sebesar Rp 52,63 triliun. Sementara, nominal yang dimenangkan pada lelang SUN kali ini sebesar Rp 24 triliun.

Penawaran masuk (incoming bids) lelang SUN pekan ini lebih rendah daripada lelang sebelumnya sebesar Rp 73,24 triliun. Sementara penawaran diterima (awarded bids) lelang SUN pekan ini dan pekan sebelumnya berjumlah sama yakni Rp 24 triliun.

Adapun terdapat tujuh seri SUN yang ditawarkan pekan ini yakni SPN03240515, SPN12250213, FR0101, FR0100, FR0098, FR0097 serta FR0102. Seri FR0101 merupakan seri dengan jumlah penawaran masuk tertinggi, sekaligus seri dengan penawaran yang paling banyak dimenangkan.

Untungnya, investor lokal cukup aktif dalam mengikuti lelang kali ini. Fudji melihat, investor lokal tengah memanfaatkan momentum di pasar SUN untuk membangun portofolio seiring suku bunga condong menuju penurunan.

“Pemilu memang menjadi faktor utama masih wait and see para investor untuk masuk ke pasar SUN terutama untuk foreign (asing). Namun hasil lelang termasuk cukup baik karena minat masih cukup tinggi,” kata Fudji kepada Kontan.co.id, Senin (12/2).

Rupiah Menguat

Indikator positif perekonomian menjelang Pemilu dan Pilpres 2024.

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup naik pada Senin 12 Februari 2024, sehari menuju pesta demokrasi 14 Februari.

Akhir perdagangan, rupiah ditutup menguat 40 poin atau 0,26 persen. Menguat di angka Rp 15.595 per dolar dari sebelumnya Rp 15.635 per dolar.

Analis mata uang, Lukman Leong kepada ANTARA di Jakarta, Senin menjelaskan, sentimen utama saat ini adalah situasi politik pascapilpres nanti.

Ia mengatakan apabila pilpres berlangsung sukses tanpa adanya kekisruhan, maka nilai tukar rupiah berpeluang menguat.

Para pelaku investor menunggu dan akan mengamati proses pelaksanaan Pilpres 2024. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved