Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maruarar Sirait

Maruarar Sirait Mengaku Pernah Diminta Jokowi Jadi Menteri Tapi Dilarang Satu Pihak

Maruarar Sirait mengaku pernah dDiminta Jokowi menjadi Menteri tapi dilarang oleh suatu pihak saat masih berstatus kader PDIP.

Editor: Frandi Piring
Handout/Istimewa
Maruarar Sirait mengaku pernah diminta Jokowi menjadi Menteri tapi dilarang satu pihak saat masih berstatus kader PDIP. 

Walaupun saya tidak jadi menteri, tapi tetap bersahabat Pak Jokowi mengantar ke luar mobil ‘Mas Ara tetap membantu saya sebagai kawan’.

Dicek kok ada semuanya ya dan Pak Jokowi menepati janjinya," papar Ara.

"Saya menepati janji saya Membantu sebagai kawan," lanjut dia.

Diketahui, Ara memang dikenal dekat dengan Jokowi. Ia dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Mafia Bola.

"Kita 2-3 bulan lalu sudah mulai menangkap mafia-mafia bola. Jadi kita mesti berani melakukan itu," kata Ara.

Ara sendiri saat memutuskan keluar dari PDIP menegaskan dirinya akan mengikuti jejak Jokowi.

Tak lama kemudian, Ara memutuskan bergabung dalam TKN Prabowo-Gibran.

Tanggapan Maruarar soal Kritik 'Jokowi Tak Bisa Kerja'

Maruarar Sirait juga menanggapi kritik yang disampaikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada Presiden Joko Widodo.

Sebagai orang yang bersahabat dengan Jokowi dan Ahok, Maruarar menghormati apa yang disampaikan pria yang kini menjadi politisi PDIP itu.

"Gak apa-apa Kan kita hormati Mas Ahok. Pak Ahok juga kawan baik saya.

Kita ini sekarang harus dalam masa kampanye memperjuangkan apa yang kita yakini.

"Kritik itu menurut saya suatu hal yang vitamin, yang sehat. Yang gak boleh kan fitnah," kata Ara.

Potret Maruarar Sirait dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengisi diskusi di Aula BPK Penabur Harapan Indah, Jakarta, Minggu (10/11/2019), dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
Potret Maruarar Sirait dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengisi diskusi di Aula BPK Penabur Harapan Indah, Jakarta, Minggu (10/11/2019), dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. (tribunnews.com)

Menurut Ara, jika memang Jokowi dianggap tak bisa kerja, lantas mengapa tingkat kepuasan rakyat kepada presiden saat ini begitu tinggi.

"Kalau menurut Pak Ahok gak bisa kerja ya gak apa-apa.

Tapi 80 persen lebih Kalau surveinya Djayadi (LSI) kalau gak salah dua minggu lalu, 83 persen rakyat Indonesia percaya sama Jokowi.

Ya gak mungkin percayalah ya Kalau Jokowi (dikritik) gak bisa kerja," kata Ara.

Artikel ini telah tayang di TribunJakata.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved