Pilpres 2024
Survei Pilpres 2024 versi Lembaga Asing: Prabowo 50 vs Ganjar 23 vs Anies 21
Paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming memiliki elektabilitas 50 persen, butuh satu suara lagi untuk memenangkan kontestasi 5 tahunan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Pilpres 14 Februari 2024 tersisa 19 hari lagi. Dinamika elektoral pasangan calon (paslon) ditunggu publik.
Paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming memiliki elektabilitas 50 persen, butuh satu suara lagi untuk memenangkan kontestasi 5 tahunan.
Sedangkan Paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di angka 21 persen dan Paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 23 persen.
Gabungan elektoral Paslon 01 dan 03 hanya 43 persen, selisih 7 persen dari Prabowo-Gibran.
Demikian temuan lembaga survei asing, media mingguan Inggris, The Economist periode Januari 2024.
Dalam artikel berjudul 'Who will be the next president of Indonesia?' yang dirilis Rabu (24/1/2024), The Economist menjelaskan sedang memantau Pemilu RI.
Ada data jajak pendapat terkini dan penjelasan tentang Pemilu Indonesia bagi dunia.
Per 16 Januari 2024, The Economist menemukan Capres 02 Prabowo mendapat dukungan 50 persen.
Dalam grafik, suara Prabowo terus naik dari Januari 2023 hingga Januari 2024.
Capres 01 Anies mendapat 21 persen. Sempat turun di Mei 2023 dan September 2023, kini merangkak naik.
Capres 03 Ganjar memperoleh dukungan 23 persen. Sempat mendominasi keunggulan di Januari 2023, namun perlahan suara tergerus di November 2023.

Sebagai pembanding, tribunmanado.co.id mengutip berbagai hasil survei lembaga nasional periode Desember 2023 hingga Januari 2024.
Hasil survei 11 lembaga terkait elektabilitas paslon, semuanya mengunggulkan Paslon 02 Prabowo-Gibran.
Terjadi persaingan antara Paslon 01 Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Peneliti belum dapat memastikan, siapa yang diunggul dari kedua paslon lantaran berada di area margin of error.
Begitu juga dengan pesta demokrasi berjalan satu putaran atau dua putaran. Meski beberapa temuan survei, Prabowo-Gibran sudah tembus 50 persen, tapi umumnya masih di angka 40-an persen.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.