Cuaca Ekstrem di Manado
Orang Tua Larang Anaknya Berenang di Pesisir Boulevard II Manado, Ternyata Ini Alasannya
Salah seorang ibu bernama Artika mengaku melarang anaknya berenang meski sore ini cuaca cerah
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hampir setiap sore pesisir Boulevard II, Manado, Sulawesi Utara, ramai dengan anak-anak yang berenang.
Namun pemandangan berbeda ditemui beberapa hari belakangan.
Tak tampak anak-anak berenang di pesisir Boulevard II.
Baca juga: Nelayan di Manado Sulawesi Utara Sandarkan Perahu di Tanggul Pemecah Ombak, Ini Sebabnya
Begitu pula pada Selasa (23/1/2024) sore.
Anak-anak memilih mancing di beberapa sudut reklamasi.
Salah seorang ibu bernama Artika mengaku melarang anaknya berenang meski sore ini cuaca cerah.
"Iya, soalnya musim hujan dan ombak tinggi. Ini saja angin juga kencang," tuturnya.
Selain itu, air di pesisir Boulevard berubah warna lebih pekat.
"Berarti kemungkinan di atas (daerah Minahasa, -red) masih hujan lumayan deras karena air yang ke sini warnanya cokelat," tambah Artika.
Namun, Artika tak seutuhnya melarang anak-anaknya bermain di pesisir.
Jika hanya mancing ia masih memperbolehkan.
"Naik perahu juga boleh asal jangan jauh-jauh," tutup Artika.(*)
| Cuaca Ekstrem di Manado Sebabkan Dahan hingga Pohon Tumbang di Jalan 17 Agustus |
|
|---|
| Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Jalan Lumimuut Manado, Sempat Tak Bisa Dilewati |
|
|---|
| Dilanda Angin Kencang Semalam, Manado Pagi ini Mendung, BMKG: Potensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Angin Kencang Semalam, Ranting dan Dedaunan Berserakan di Jalan 17 Agustus Manado |
|
|---|
| Warga Sebut Sampah Jadi Pemicu Banjir di Kelurahan Sario Manado Akhir Pekan Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pesisir-Boulevard-II-Manado-Sulawesi-Utara-AWEFQWG.jpg)