Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Medsos

Viral Video Duel 2 Gadis di Palembang, Jambak Rambut hingga Saling Tebas Pakai Celurit

Satu gadis tampak mengenakan celana warna pink dan jaket abu-abu. Sedangkan, lawannya mengenakan kaos hitam dan celana jeans.

Tayang:
Kolase Tribun Manado/Istimewa
Viral di media sosial video berdurasi 34 detik dua orang perempuan duel menggunakan celurit. Viral Video Duel 2 Gadis di Palembang, Jambak Rambut hingga Saling Tebas Pakai Celurit 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral di media sosial video berdurasi 34 detik dua orang perempuan duel menggunakan celurit.

Lokasinya mirip dengan salah satu pemakaman etnis Tionghoa atau Kuburan Cina di Palembang.

Video tersebut viral di media sosial Instagram dan X.

Duel dua orang perempuan ditonton sejumlah warga.

Keduanya nampak memiliki pendukung.

Tak hanya itu, sebagian warga yang hadir ada menjadi wasit.

Keduanya saling mengayunkan celurit kemudian menjambakan rambut.

Tiga Polsek turun tangan menyelidiki kasus duel berdarah tersebut.

Satu di antara akun instagram yang mengunggah kejadian tersebut yakni @palembang.kantep pada Minggu (14/1/2024).

Instagram tersebut menyebutkan aksi duel dua gadis itu terjadi di area Kuburuan Cina, Sukabangun 1, Palembang.

Polisi pun angkat bicara mengenai peristiwa berdarah tersebut.

Kapolsek Kemuning, AKP Nora Marlinda mengungkapkan video tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya berlokasi di Palembang.

Tetapi, dugaan video tersebut merupakan peristiwa lama.

"Belum pasti TKP-nya. Sudah turun tiga Polsek untuk mencari tahu soal itu. Menurut info yang kami dapat itu video lama sekitar satu bulan atau tiga minggu lalu, tapi baru booming sekarang," ujar Nora.

Nora juga menyampaikan pihaknya belum menerima aduan terkait adanya korban dari insiden tersebut.

"Belum ada info yang A1 terkait hal itu. Dan juga belum ada yang membuat laporan kena luka tusuk dari peristiwa tersebut ke Polsek, " katanya.

 Sedangkan Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah mengatakan, pihaknya sedang mendalami apakah benar video tersebut terjadi di Palembang.

"Sedang kita dalami. Belum tahu itu apakah benar di Palembang atau bukan, nggak berani membenarkan," kata AKBP Haris.

"Apakah benar dekat situ, kita belum tahu karena dugaannya mirip lokasinya dengan kuburan," sambungnya.

Diketahui video tersebut memperlihatkan dua gadis membawa celurit saat berduel.

"Tawuran min dikuburan cino buyan nian hebat idak Lokasi sukabangun 1," tulis keterangan akun @palembang.kantep.

Satu gadis tampak mengenakan celana warna pink dan jaket abu-abu.

Sedangkan, lawannya mengenakan kaos hitam dan celana jeans.

Gadis yang mengenakan celana warna pink terlihat maju menyerang terlebih dahulu dan tebasan celurit.

Lawannya yang datang dari sudut lain juga tampak tak mau kalah dan mencoba menebaskan celurit yang berukuran sama besar.

Tampak seorang pemuda bertindak bak sebagai wasit dan memberi aba-aba.

Sementara, beberapa dari kelompok remaja tersebut berada di sisi kanan dan kiri hanya menonton dan tidak berupaya melerai.

Terdengar suara sorak-sorai menyemangati.

Dua gadis dari dua arah itu kemudian beraksi saling serang dengan celurit yang dipegangnya.

Setelah saling serang dengan senjata keduanya kemudian jambak-jambakan.

Tampak salah satu dari remaja tersebut tangannya mengeluarkan darah akibat kena besatan celurit.

Video tersebut pun lantas menuai banyak sorotan warganet hingga viral di media sosial.

"padahal rame orang bisanya gak di pisahin dari awal," ujar Dania_fitri

"Kenapa GK di cegah / di damaikan Secara baik2? GK tega ngeliatnya. Tolong lah masyarakat Indonesia kita harus lebih perduli dengan saudara sendiri, masa iya ada saudara kita yg sedang bertengkar Kalian malah diem aja malah ngevideoin? Dimana rasa empati Kalian?," ujar @jenghiburan.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: TribunMedan.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved