Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Pengkhotbah 11:4, Belajar Terus Menabur
Renungan harian Kristen hari ini mengenai Belajar Terus Menabur yang terdapat dalam Pengkhotbah 11:4.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini mengenai Belajar Terus Menabur yang terdapat dalam Pengkhotbah 11:4,
Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur, dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.
Tribunners,
Seringkali seseorang mudah menyalahkan Tuhan ketika ia tidak melihat kesuksesan dalam hidupnya, seperti yang ia lihat pada orang lain. Padahal, ketidaksuksesannya lebih berkaitan dengan ketakutannya sendiri daripada keberpihakan Tuhan. Orang yang selalu takut untuk bertindak, bekerja, atau memulai sesuatu, pasti tidak akan pernah meraih hasil apapun. Inilah yang Salomo maksud dalam ayat pokok hari ini. Perhatikan dalam versi Firman Allah Yang Hidup (FAYH): Jika engkau selalu menunggu-nunggu keadaan yang sempurna untuk menabur, engkau tidak akan menuai, tidak akan ada sesuatu pun yang dapat kauhasilkan. Ayat ini mengajarkan kita untuk “terus menabur” atau terus bekerja bagi kemuliaan Tuhan, apapun keadaan dan tantangannya.
Amanat Agung Tuhan Yesus supaya kita pergi dan menjadikan semua bangsa muridNya (Matius 28:19-20), harus juga kita pahami sebagai kehendakNya agar kita turut bekerja di ladang-ladangNya. Ini berarti tidak seorangpun yang boleh menjadi “pengangguran” di dalam Tuhan. Semua harus bekerja! Saat Tuhan menginginkan kita bekerja bagiNya, IA ingin kita melakukannya dengan giat dan sepenuh hati. Contohnya, dalam 2 Tesalonika 3:7-8, kita melihat bagaimana Rasul Paulus tidak lalai bekerja di antara jemaat, bahkan ia berjerih payah siang dan malam. Dalam perumpamaan tentang talenta, hamba yang menerima lima talenta dan dua talenta telah bekerja dengan penuh tanggungjawab sehingga memperoleh laba dua kali lipat (Matius 25:20-23). Tetapi hamba yang menerima satu talenta, ia tidak bekerja sama sekali, karena ia takut; sehingga tidak menghasilkan apa-apa, bahkan apa yang ada padanya diambil darinya (Matius 25:25-28).
Oleh sebab itu, jangan menjadi orang Kristen yang malas dan selalu mencari alasan. Tetapi jadilah orang Kristen yang menarik perhatian Allah karena “taburan dan pekerjaan” Anda sangat baik. Harus kita sadari bahwa Tuhan memiliki rancangan yang besar, dan kita adalah bagian dari rancangan-Nya itu. Bagian kita adalah kesetiaan dan kerja keras, dan bagian Tuhan adalah memimpin kita ke dalam keputusan yang bijaksana, sehingga menghasilkan hasil yang benar dan memuliakan namaNya. Jadi, pahamilah bahwa Tuhan dimuliakan ketika kita terus menabur dan bekerja keras. Siapkah Saudara melakukannya?
Haleluya. Tuhan Yesus kiranya menolong kita semua
| Renungan Harian Kristen Matius 28:5-6, Yesus Bangkit, Hiduplah Dalam Kebangkitan |
|
|---|
| Renungan Harian Pemuda Kristen, Matius 28:1, Maria Magdalena |
|
|---|
| Renungan Pemuda Kristen, Matius 28:2-4, di Luar Nalar |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 8 April 2026, Matius 28:5-6, Meyakini dengan Iman |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Rabu 8 April 2026, Matius 28:5-6a, Kabar Baik di Tengah Kekhawatiran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-gjhfgjfgjfgj.jpg)