Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ayah Bunuh Anak di Semarang

Emosi si Ayah Tak Terbendung Saat Anak Ancam Bunuh Ibu dan Anak yang Lain, Hal Tak Terduga Terjadi

Ia terbawa emosi karena korban mabuk dan mengancam akan menghabisi nyawa adiknya dan ibu kandungnya.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
(KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah)
Pelaku pembunuhan terhadap anak menghadiri jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Selasa (2/1/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Iya, dia (korban) ancam mau bunuh adik dan ibu kandungnya,

maka saya pilih duel sama anak saya demi keselamatan keluarga yang lain," ujar Sutikno dikutip dari Tribun Jateng.

Sutikno mengatakan jika korban mengancam menghabisi nyawa adiknya dan ibu kandungnya.

Hal tersebutah yang membuat Sutikno yang gelap mata melihat tingkah anaknya yang sudah mengancam keselamatan anggota keluarga lainnya.

Sutikno awalnya hanya ingin melumpuhkan korban agar jera.

Namun karena terbawa emosi, Sutikno Miji akhirnya malah membunuh anaknya, Guntur.

Ya nasib miris dialami Sutikno Miji, seorang ayah di Semarang, Jawa Tengah yang membunuh anak kandungnya sendiri, Guntur.

Ia terbawa emosi karena korban mabuk dan mengancam akan menghabisi nyawa adiknya dan ibu kandungnya.

Kini Sutikno Miji pasrah dan mempersilakan polisi menahannya.

Ya, inilah sosok ayah yang bunuh anak kandungnya di Semarang.

Sosok ayah bunuh anaknya diketahui bernama Sutikno Miji (59).

Sutikno menghabisi nyawa putranya.

Bukan tanpa sebab, hal tersebut dilakukan Sutikno karena Guntur kerap mengancam keselamatan keluarganya.

Menurut penuturan pria yang tinggal di RT2 RW1 Tambangan, Mijen, Kota Semarang itu, ia gelap mata dengan tingkah putranya selama ini.

Pelaku pembunuhan terhadap anak menghadiri jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Selasa (2/1/2023).
Pelaku pembunuhan terhadap anak menghadiri jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Selasa (2/1/2023). (KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah)

Saat itu Guntur pulang kerumah dengan kondisi mabuk.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved