Gempa Sumedang Jabar
Gempa Terkini di Sumedang Jawa Barat, Selasa 2 Januari 2024, Info BMKG
Info gempa bumi terkini di Sumedang Jawa Barat Selasa 2 Januari 2024. Cek kondisi terkini di Sumedang setelah gempa sejak Minggu 31 Desember 2023.
"Jumlah rumah warga yang rusak kembali bertambah, mayoritas kerusaakan ringan," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sumedang, Adang kepada TribunJabar.id, di depan RSUD Sumedang.
Menurut Adang, penambahan kerusakan terbanyak terdapat di Kecamatan Tanjungmedar, 6 unit di antaranya berlokasi di Desa Cikaramas, 15 unit rumah di Desa Wargaluyu, 2 unit rumah di Desa Kertamukti, 2 rumah di Desa Sukatani, dan 9 unit rumah di Desa Jingkang.
Kerusakan 3 unit rumah juga terjadi di Kecamatan Conggeang, 1 rumah di Desa Citengah, Sumedang Selatan, 1 rumah di Desa Margaluyu, Sumedang Selatan, 1 rumah di Dusun Cihonje, Desa Cigendel, Pamulihan, 1 rumah di Desa Cinangerang, Kecamatan Pamulihan, 1 rumah di Desa Raharjaa.
Di Kecamatan Tanjungsari, 1 rumah di Gordah Tanjungsari, 1 rumah di Desa Kamal, Kecamatan Tanjungmedar, 1 rumah di Desa Sukamantri Tanjungkerta, 1 rumah di Desa Cigentur, Tanjungkertga, 1 rumah di Desa Banyu Asih, Tanjungkerta, 1 rumah di Desa Guntur Mekar, 3 rumah di Desa Kerta Mekar, Tanjungkerta.
"Hingga pukul 23.30, jumlah rumah warga yang rusak menjadi 51 unit," kata Adang.
Sebelumnya, gempa susulan kembali mengguncang wilayah Sumedang, Jawa Barat, Senin (1/1/2024) sekira pukul 20.46.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4.5 .
Menurut laman resmi BMKG, gempa susulan terjadi di darat dengan kedalaman 10 kilometer.
Panik Ketika Gempa Kembali Mengguncang Sumedang
Keluarga pasien rawat inap RSUD Sumedang, Susi, hanya bisa pasrah dan berkata Allahu Akbar, Allahu Akbar, saat terjadi gempa yang mengguncang Sumedang, Senin (1/1/2023) sekitar pukul 20.46 WIB.
Gempa tersebut merupakan gempa keenam kalinya yang terjadi di Sumedang, kekuatannya magnitudo 4,5. Setelah terjadi gempa tersebut pasien RSUD kembali dievakuasi ke tenda darurat.
Kepanikan pasien dan keluarga pasien di RSUD kembali terjadi, sebab gempa sangat terasa begitu bergetar. Mereka berangsur keluar dari gedung RSUD menuju tenda darurat.
Namun berbeda halnya dengan Susi Susilawati (45), mengaku, saat kejadian gempa ia sedang menunggu mertuanya, Cece Tarmana (71) yang terbaring sakit, ia hanya bisa pasrah.
"Saya lagi berdiri sangat terasa banget, di lantai dua mah. Saya gak bisa apa-apa, hanya bisa pasrah, sambil mengucap Allahu Akbar, Allahu Akbar, " kata Susi, saat menunggu pasien di tenda darurat.
Susi mengatakan, saat gempa merasa kebingungan kalau dirinya ke luar ruangan untuk menyelamatkan diri, sebab mekihat mertuanya yang terbaring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Info-gempa-bumi-di-Sumedang-Jawa-Barat-Selasa-2-Januari-2024-Cek-dampaknya.jpg)