Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Nasib Relawan Prabowo-Gibran yang Ditembak OTK, Korban Alami Kelumpuhan, Polisi Periksa 11 Saksi

Nasib seorang relawan Prabowo-Gibran yang menjadi korban penembakan OTK di Sampang, Madura, Jawa Timur.

TribunMadura.com
Korban penembakan (Muara) saat berada di RSUD Bangkalan dan hendak dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada (22/12/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib seorang relawan Prabowo - Gibran yang menjadi korban penembakan OTK di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Diketahuni nama korban yakni Muara (50).

Korban saat ini belum bisa menggerakkan kakinya.

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, korban mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya akibat terkena tembakan di bagian saraf.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mengusut kasus penembakan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penembakan bukan karena politik.

Baca juga: Kalender Jawa Besok Jumat 29 Desember 2023, Weton Jumat Wage, Melambangkan Ini

Baca juga: Gempa Terkini Malam Ini Rabu 27 Desember 2023, Baru Saja Guncang Jawa Barat, Info BMKG Magnitudonya

Muara, relawan Prabowo-Gibran yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Sampang, Madura belum bisa menggerakkan kakinya.

Korban telah menjalani operasi pengangkatan peluru di RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Diketahui, Muara terkena dua tembakan di punggung belakang dan punggung samping.

Kepala IGD RSU dr Soetomo, dr M Hardian Basuki SpOT(K) menyatakan korban dirawat intensif sejak Jumat (22/12/2023) malam.

Menurutnya, korban mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya akibat terkena tembakan di bagian saraf.

“Jadi, kemungkinan besar saraf tulang belakang yang berfungsi untuk memberikan perintah menggerakkan kedua kaki terkena tembakan,” bebernya, Selasa (26/12/2023), dikutip dari TribunJatim.com.

Ia menambahkan pihak rumah sakit akan melakukan evaluasi usai operasi dan melakukan upaya agar kedua kaki korban dapat digerakkan.

“Kami lakukan evaluasi bertahap, biasanya pasca operasi tulang belakang ada proses latihan duduk, mungkin butuh korset atau latihan duduk,” tuturnya.

Selain operasi pengangkatan peluru, korban juga sudah menjalani pemasangan pen di tulang belakang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved