Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Hari Ini di Kotamobagu, Motor Mio Tabrakan dengan Beat, Ini Identitas 1 Remaja Tewas

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Darussalam, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara pada hari ini.

Satlantas Kotamobagu
Kecelakaan maut di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (22/12/2023) dini hari. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Darussalam, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara pada hari ini Jumat dini hari.

Kecelakaan itu melibatkan 2 kendaraan sepeda motor yang mengalami tabrakan.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang remaja pengendara sepeda motor tewas.

Baca juga: 5 Fakta Baru Bemo Dibunuh Opal, Hasil Visum Bukan Klep Api, Polisi Ungkap Belum Ada Pelaku Lain

Baca juga: Gempa Hari Ini, Info BMKG Terkini Jumat 22 Desember 2023, Baru Saja Guncang Jawa Barat

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu berdoa dan menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Kecelakaan lalu lintas baru saja terjadi di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada, Jumat (22/12/2023), sekitar pukul 02.20 Wita.

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Darussalam, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu itu, menewaskan satu orang pengendara.

Sesuai informasi yang diperoleh Tribunamando.co.id dari Kanit Gakkum Satlantas Resor Kotamobagu, Ipda Joko Trihandoko, kecelakaan melibatkan dua kendaraan sepeda motor.

"Jenis kecelakaan lalu lintas Depan-Depan.

Melibatkan, kendaraan sepeda motor Yamaha Mio M3 DB 5695 KV (SIM dan STNK tidak ada) bertabrakan dengan Kendaraan sepeda motor Honda Beat DB 2227 KN (SIM STNK Ada)," sambungnya.

Adapun identitas dari kedua pengendara bernama, Bagas S. Mamonto (pengendara kendaraan sepeda motor Yamaha Mio M3 DB 5695 KV) dan Yudha Pratama Batjo (pengendara kendaraan sepeda motor Honda Beat DB 2227 KN).

Bagas S. Mamonto berusia 19 tahun, yang beralamat di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Akibat dari kejadian nahas tersebut, Bagas meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka hancur pada kepala, patah tangan kiri dan kaki kiri.

Sementara, Yudha Pratama Batjo mengalami luka berat.

Lelaki asal Desa Torosik, Kecamatan Pinolosian Tengah, Bolsel, itu alami tangan kiri yang patah, ujung jari manis dan kelingking kiri putus, lecet dari kaki kiri hingga paha serta terjadi benturan pada dada.

Sampai saat ini, Yudha dikabarkan masih ditangani dan dirawat di RSUD Kotamobagu.

Selain kedua korban, pecahan kendaraan akibat tabrakan mengenai wajah salah seorang pengendara motor lain.

Pengendara tersebut bernama Alexander Wowor (15).

Pemuda asal Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara itu mendapat lecet di bagian wajah sebelah kiri, dan sekarang masih di Rawat di RSUD Kotamobagu.

Kecelakaan 2 Truk di Bergas Semarang, 1 Sopir Kabur

Dua truk terlibat kecelakaan adu kambing di Jalan Raya Ngempon, jalur Karangjati -Pringapus, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (21/12/2023) malam.

Satu sopir truk diketahui sempat kabur dan dikejar warga.

Kecelakaan melibatkan dua truk, truk kontainer dan dump truck bermuatan tanah.

Dua truk tersebut bertabrakan dari arah yang berlawanan atau adu kambing.

Kepala truk kontainer warna hijau ringsek di bagian kanan depan, termasuk pintu sopir.

Arus lalu lintas di dua arah sempat tersendat.

Polisi kemudian mengevakuasi truk tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Bagus (23), truk bermuatan tanah melaju dari arah Karangjati menuju Pringapus namun posisinya berada di antara dua jalur.

“Truk yang muat tanah itu terlalu nengah (ke tengah), sehingga tabrakan,” kata Bagus, seorang penjual makanan di sekitar lokasi kejadian.

Dari informasi yang dihimpun, tidak ada korban maupun kendaraan lain yang terlibat dari peristiwa tersebut.

Namun demikian, Bagus menambahkan bahwa sopir truk bermuatan tanah sempat melarikan diri.

“Sopirnya sempat ke sana (menunjuk ke arah Pringapus) tapi dikejar (warga) pakai motor.

Sepertinya setelah itu (sopir) aman (dari amukan),” imbuh dia.

Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Truk dievakuasi pada sekitar pukul 19.30 WIB.

Jalan tersebut kembali lancar mulai sekitar pukul 20.00 WIB.

(TribunBanyumas.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunBanyumas.com

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved