Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Heboh

Waspada, Polisi Temukan Kue Dicampur Ganja Masuk Sulawesi Diduga Sasar Anak-anak

Tujuan pembuatannya disebut agar barang itu dapat dikonsumsi oleh semua kalangan termasuk anak-anak.

Editor: Indry Panigoro
(Kompas.com/Reza Rifaldi)
Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto saat memusnahkan barang bukti sabu hasil pengungkapan selama tahun 2023 di Kantor BNNP Sulsel, Jalan Manunggal, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (20/12/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada-ada saja modus pelaku dalam mengedarkan narkotika.

Seperti yang baru didapat di Sulawesi Selatan ( Sulsel ).

Ada penemuan baru dari Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Sulawesi Selatan (Sulsel) soal modus peredaran narkotika.

Kali ini para pelaku mencampurkan ganja dalam kue.

Yang sangat disayangkan, kue ini bisa dikonsumsi semua kalangan.

Bukan hanya orang dewasa ataupun remaja, anak-anak juga menjadi target market kue dicampur ganja.

Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto saat memusnahkan barang bukti sabu hasil pengungkapan selama tahun 2023 di Kantor BNNP Sulsel, Jalan Manunggal, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (20/12/2023).
Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto saat memusnahkan barang bukti sabu hasil pengungkapan selama tahun 2023 di Kantor BNNP Sulsel, Jalan Manunggal, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (20/12/2023). ((Kompas.com/Reza Rifaldi))

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto saat proses pemusnahan barang bukti di kantor BNNP Sulsel, Jalan Manunggal, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (20/12/2023).

Guruh mengatakan, pengungkapan narkotika jenis kue atau yang biasa disebut dengan nama "Cookies" ini berawal dari pihaknya mendapatkan informasi adanya pengiriman barang dari wilayah Sumatera Utara (Sumut).

"Cookies itu campurannya dengan ganja. Jadi ini pengiriman dari Sumatra Utara, dari Medan yang dikirim disini (Sulawesi Selatan) kemudian kita pantau pengirimannya ada di wilayah kita," kata Guruh kepada awak media.

Dua orang berinisial MAA dan A ditangkap terkait pengiriman kue bercampur ganja itu. 

Total ada 14 bungkus kue yang beratnya mencapai 1 kilogram siap edar yang diamankan petugas dari tangan kedua tersangka.

"Modusnya itu dibuat seperti kue cookies kalau diliat ditaruh di lembaran foil biar tidak keliatan, kemudian yah sasarannya itu anak-anak dan itu yang perlu kita selamatkan. Pengirimannya lewat jasa titipan kilat," ucap Guruh.

Guruh juga mengungkapkan, pihaknya selama 2023 telah mengamankan barang bukti narkotika terdiri dari 8 kilogram narkotika jenis sabu, 13 kilogram ganja, 334 gram tembakau sintetis, dan 293 butir pil ekstasi.

"Jumlah itu kalau diuangkan Rp 13,5 miliar, bisa memberikan dampak kepada 48 ribu orang di Sulsel," ucapnya.

Jenderal polisi berpangkat satu bintang ini menyebutkan, kasus-kasus yang telah diungkap tersebut melibatkan sebanyak 47 orang tersangka, dimana dua diantaranya merupakan perempuan.

"Di tahun 2023 kita telah mengungkap sebanyak 29 LKN (Laporan Kasus Narkotika) dan 47 berkas perkara narkotika. Sudah P21 sebanyak 22 berkas, dan 25 berkas perkara dalam proses sidik," tandasnya.

Artikel ini sudah tayang di kompas.com 

Baca Berita Lainnya di: Google News

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved