Bemo Preman Manado
Noval Pelaku Pembunuhan Bemo Preman Manado Masih Dirawat, Polisi Terus Lakukan Penyelidikan
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepumengatakan Noval juga jadi korban dari peristiwa pembunuhan Bemo Preman Manado.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Noval Nur pelaku pembunuhan Indra Matheos alias Bemo, salah seorang preman ternama di Manado saat ini masih terus dirawat.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Noval mengalami luka yang cukup parah pasca kasus pembunuhan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu saat dikonfirmasi mengatakan Noval juga jadi korban dari peristiwa tersebut.
"Jadi pelaku ini juga mengalami penikaman dan berstatus sebagai korban. Tapi kami masih terus melakukan penyelidikan," kata dia Rabu 20 Desember 2023 via WhatsApp.
Ia mengatakan dalam waktu dekat ini akan segera memeriksa sejumlah saksi.
"Kita masih periksa saksinya dulu. Jadi sabar yah," ungkapnya.
Tetapi, apabila ada indikasi keterlibatan orang lain dalam kasus ini, dirinya akan mengusut tuntas.
"Kalau memang ada yang lain maka kami akan tangkap," tegasnya.
Dirinya juga mengatakan belum bisa memastikan siapa pelaku yang menikam Noval.
"Kami harap warga yang mengetahui hal tersebut bisa memberikan keterangan," tegas dia.
Kronologi kasus yang tewaskan Bemo Preman Manado
Diketahui, Bemo yang merupakan salah satu preman Manado yagn disegani ini tewas ditikam oleh Noval Nur, di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu (17/12/2023) malam.
Bemo tewas setelah mendapat tikaman pada bagian dada kanan.
Hal ini sebagaimana yang dibeber oleh pihak kepolisian melalui Kapolsek Singkil Ipda Nicky Winerungan.
Ipda Nicky Winerungan menyebut, tikaman pelaku tembus hingga ke jantung korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Suasana-Pemakaman-Indra-Matheos-di-Kombos-Timur-Manado-Sulut-pada-Senin-18122023.jpg)