Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bemo Dibunuh

Akhirnya Terungkap Sosok Pembunuh Bemo Preman Manado, Pelaku Bernama Opal Begini Kondisinya Sekarang

Bemo dikenal mempunyai ilmu kebal. Bemo beberapa kali terlibat dalam kasus penikaman hingga perkelahian di Manado.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
facebook Bemo
foto almarhum Bemo korban pembunuhan di Manado semasa hidup 

Berikut pernyataan lengkapnya. 

"Saya Indra Mateos alias Bemo meminta maaf kepada seluruh warga Minahasa dan Tokoh-tokoh adat Minahasa.

Saya Bemo minta maaf beribu-ribu maaf. Saya khilaf, karena saya sudah pengaruh emosi. 

Saya sebagai Indra Mateos alias Bemo meminta maaf kepada seluruh warga minahasa dan Tokoh-tokoh adat Minahasa,' ujar Bemo

Bemo Menyerahkan Diri di Polda Sulut

Beberapa tokoh masyarakat di Sulawesi Utara ikut memberikan tanggapan terkait sikap Bemo alias IM yang telah menyerahkan diri di Polda Sulawesi Utara. 

Barisan Solidaritas Muslim Kota Bitung yang diwakili oleh Haji Rinto Pakaya mengaku bahwa pihaknya telah sepakat dengan keluarga dan meminta Bemo menyerahkan diri. 

"Alhamdulilah, Bemo siap menyerahkan diri dan inilah hasil dari kesepakatan kami dari Ormas Islam dan keluarga," jelasnya Jumat (20/5/2022)

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Ormas adat yang telah membantu mereka.

"Langkah ini dilakukan agar masalah ini tidak lagi membias," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Laskar Manguni Indonesia Pendeta Hanny Pantouw mengapresiasi komunikasi antar keluarga, rekan-rekan dan tokoh muslim beserta dirinya yang ikut mengawal Bemo ke Polda Sulut.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Ormas Adat Minahasa yang peduli akan hal ini,” jelas Pantouw.

Dia mengatakan, semua umat beragama yang ada Provinsi Sulut pada prinsipnya cinta damai terlebih khusus di Kota Manado, yang sejak dari nenek moyang kita sangat mencintai perdamaian.

“Harapan saya, agar kita semua setelah yang bersangkutan menyerahkan diri, biarlah proses hukum berjalan,” tandasnya.

Sebelumnya Bemo alias IM, terlibat dalam kasus ujaran kebencian melalui media sosial.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast. 

"Bahwa benar, IM alias B telah diamankan oleh personel Ditreskrimsus Polda Sulut, pada hari Jumat (20/5/2022), sekitar pukul 16.00 WITA," ujarnya, Jumat malam.  

Diamankannya IM berdasarkan laporan yang diterima Polda Sulut pada tanggal 9 Mei 2022.  

"Yaitu tentang dugaan tindak pidana yang dilakukan IM, yang mengunggah atau melakukan ujaran kebencian di media sosial," jelasnya.  (Nie/Ren)

Artikel terkait Bemo bisa klik sini

Baca Berita Lainnya di: Google News

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved