Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 4 Orang Tewas, Sigra Tertabrak Kereta Cepat hingga Terseret 500 Meter

Empat orang meninggal dunia akibat satu unit mobil tertabrak KA feeder kereta cepat di perlintasan sebidang di Kampung Sumur Bor

Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun jabar/Istimewa
Mobil tertabrak KA Feeder Kereta Cepat di Kampung Sumur Bor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (14/12/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Terjadi kecelakaan maut di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan mobil dan kereta cepat Whoosh.

Akibat kecelakaan tersbeut sebanyak empat orang meninggal dunia.

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Meski kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Empat orang meninggal dunia akibat satu unit mobil tertabrak KA feeder di perlintasan sebidang di Kampung Sumur Bor, RT 02/04, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (14/12/2023).

Korban dalam kecelakaan maut tersebut yakni, Rapika (6), Putra (2), Neneng Rosmayanti (49), Syakila Lisda Putri (4), Ratih Anggraeni (13), warga Kampung Simpati RT 03 RW 05 Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah KBB.

Sementara pengemudi mobil Daihatsu Sigra dengan nomor polisi D 1859 AJY itu diketahui bernama Ponidi (45) yang tercatat sebagai warga Kampung Lembur Sawah RT 01 RW 16 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

"Total korban yang meninggal dunia (akibat kecelakaan) ada 4 orang," ujar Kepala Bagian Umum RSUD Cibabat, Jana Hermawan saat dihubungi, Kamis (14/12/2023).

Dari total 4 orang yang meninggal dunia tersebut, kata dia, 3 orang meninggal di lokasi kejadian yakni Rapika Putra, dan Ponidi, sedangkan Neneng meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Cibabat.

"Sedangkan dua korban lagi (Syakila dan Ratih) dalam kondisi luka berat. Keduanya dalam perawatan di IGD rumah sakit kondisinya cedera kepala berat," kata Jana.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved