Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini 11 Desember 2023, Info BMKG 26 Wilayah Waspada Hujan Petir

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini

|
Editor: Glendi Manengal
Wide Open Eats
Ilustrasi cuaca ekstrem. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini info peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini Senin (11/12/2023).

Diketahui sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan lebat.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika hari ini beberapa wilayah potensi dilanda cuaca ekstrem.

Dimana daftar yang berpotensi cuaca ekstrem ada 26 wilayah.

Yang potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Bagi yang wilayahnya potensi alami cuaca ekstrem diminta untuk waspada.

Dan siapkan hal-hal yang perlu untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Terkait hal tersebut berikut ini daftar wilayah potensi alami cuaca ekstrem.

Sebagai bahan antisipasi, khususnya saat mau bepergian untuk selalu ketahui dan perhatikan peringatan dini cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini, Senin 11 Desember 2023.

Menurut peringatan dini BMKG hari ini, ada beberapa wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem, baik hujan lebat, hujan petir, atau angin kencang.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia: 

BMKG mengatakan sirkulasi siklonik terpantau di sekitar Laut Natuna yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Laut Natuna, di laut Cina Selatan barat Kalimantan Barat.

Daerah konvergensi lainnya memanjang di Aceh, pesisir Bengkulu hingga Jambi, dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, dari Kalimantan barat bagian Timur Hingga Kalimantan Timur, dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur, Selat Makassar hingga Sulawesi Selatan dan Papua serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di laut Cina selatan dan di selat Makassar, Laut Banda, Laut Seram, hingga Papua.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved