Natal di Sulawesi Utara
Tradisi Santa Claus di Manado Jelang Natal, Bukan Sebatas Manakuti Anak-anak
Mereka senang dengan Santa Claus dan ngeri dengan piet hitam yang suka menakuti anak - anak nakal.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Santa Claus kembali ke Manado di bulan Desember 2023.
Mereka ada di mana - mana. Di gereja, jalan, lorong maupun rumah penduduk. Anak anak gembira sekaligus takut.
Mereka senang dengan Santa Claus dan ngeri dengan piet hitam yang suka menakuti anak - anak nakal.
Baca juga: Sambut Natal, Santa Claus Menyapa Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado
Pengiring Santa Claus tahun ini lebih berwarna.
Tak hanya Piet yang "dicat" hitam.
Tapi ada badut, peri hingga tokoh animasi dalam film.
Gama, seorang anak berusia 6 tahun, menjerit ketakutan ketika dihampiri piet hitam.
Rumahnya di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut didatangi Santa Claus, Minggu (10/12/2023) sore.
Piet kemudian bertindak seolah - olah akan memasukkan Gama ke dalam karung.
Gama menangis sambil memeluk erat ibunya.
Ia pun "mengakui kesalahannya"."So mo rajin makang," katanya.
Gama rupanya malas makan. Ia berjanji akan rajin makan.
Demi mendengar janji Gama, Piet pun mengacungkan tangan, mengajak tos.
Gama pun tos dengan Piet. Ia kemudian dihampiri Santa Claus.
Sang Santa memberi nasehat, lantas memberi kado. Ada banyak kisah tentang "teror" Piet hitam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Tradisi-Santa-Claus-di-Manado.jpg)