Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Natal di Sulawesi Utara

Tradisi Santa Claus di Manado Jelang Natal, Bukan Sebatas Manakuti Anak-anak

Mereka senang dengan Santa Claus dan ngeri dengan piet hitam yang suka menakuti anak - anak nakal.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Arthur Rompis
Tradisi Santa Claus di Manado Jelang Natal, Bukan Sebatas Manakuti Anak Anak 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Santa Claus kembali ke Manado di bulan Desember 2023.

Mereka ada di mana - mana. Di gereja, jalan, lorong maupun rumah penduduk. Anak anak gembira sekaligus takut. 

Mereka senang dengan Santa Claus dan ngeri dengan piet hitam yang suka menakuti anak - anak nakal.

Baca juga: Sambut Natal, Santa Claus Menyapa Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado

Tradisi Santa Claus di Manado Jelang Natal, Bukan Sebatas Manakuti Anak Anak
Tradisi Santa Claus di Manado Jelang Natal, Bukan Sebatas Manakuti Anak Anak (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Pengiring Santa Claus tahun ini lebih berwarna.

Tak hanya Piet yang "dicat" hitam. 

Tapi ada badut, peri hingga tokoh animasi dalam film. 

Gama, seorang anak berusia 6 tahun, menjerit ketakutan ketika dihampiri piet hitam.

Rumahnya di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut didatangi Santa Claus, Minggu (10/12/2023) sore.

Piet kemudian bertindak seolah - olah akan memasukkan Gama ke dalam karung.

Gama menangis sambil memeluk erat ibunya.

Ia pun "mengakui kesalahannya"."So mo rajin makang," katanya.

Gama rupanya malas makan. Ia berjanji akan rajin makan.

Demi mendengar janji Gama, Piet pun mengacungkan tangan, mengajak tos.

Gama pun tos dengan Piet. Ia kemudian dihampiri Santa Claus.

Sang Santa memberi nasehat, lantas memberi kado. Ada banyak kisah tentang "teror" Piet hitam.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved