Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Stephen Tong di Manado

Stephen Tong Bakar Semangat Ribuan Gen Z Milenial, Cerita Pelayanan Empat Generasi di Manado

Stephen Tong membakar Manado dengan khotbahnya. Dirinya membeberkan arti Natal sesungguhnya yang sudah tereduksi oleh Natal ala Hollywood.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Pdt Stephen Tong memimpin KKR Natal 2023 di Lapangan KONI Sario Manado, Sulawesi Utara, Kamis (7/12/2023). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jika Yesus datang ke Manado dia cari siapa? Apakah orang paling kaya, orang paling berkuasa atau pengemis di pinggir jalan yang engkau tendan?

Pertanyaan ini keluar dari mulut Pdt Stephen Tong saat memimpin KKR Natal 2023 di Lapangan KONI Sario Manado, Kamis (7/12/2023).

Sekira 4000 - an orang yang hadir terdiam, menanti jawaban Stephen Tong yang sangat bersemangat malam itu.

Sebanyak 70 persen hadirin adalah Gen Z dan Milenial. Mereka menanti jawab dengan tak sabar, tapi tetap hening.

Stephen Tong membakar Manado dengan khotbahnya.

Dirinya membeberkan arti Natal sesungguhnya yang sudah tereduksi oleh Natal ala Hollywood seperti kartu natal, pohon natal, Santa Claus dan lainnya.

"Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” kata dia mengutip Lukas 5 : 32.

Stephen Tong mengisahkan cerita tentang dua orang. Seorang merasa diri benar, sementara seorang lainnya merasa dirinya berdosa.

Orang yang merasa benar berdiri congkak di mimbar dan bersyukur karena ia orang baik.

"Sedang yang satu lagi merasa dirinya berdosa dan katakan "Tuhan aku tak layak, aku orang berdosa," katanya.

Stephen menuturkan, Tuhan menolak orang yang menyebut dirinya benar.

Sebaliknya yang merasa dirinya tidak layak akan dibenarkan Tuhan.

"Orang yang merasa diri benar sulit bertobat, sedang yang merasa diri tak layak, rendah hati dan mengaku diri berdosa diterima oleh Tuhan," kata dia.

Stephen Tong mengatakan, banyak gereja sampah karena didalamnya ada orang yang merasa benar.

Ia mengajak umat Kristen di Manado kembali pada makna Natal yang sejati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved