Politeknik Pariwisata Bali
Program Studi PKA Manado Politeknik Pariwisata Bali Gelar PKM di Tomohon Sulawesi Utara
Tingkatkan Kualitas Penyelenggaraan Event : Prodi PKA Manado Gelar PKM di Tomohon Sulawesi Utara.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Manado Politeknik Pariwisata Bali menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kota Tomohon Sulawesi Utara.
PSDKU Manado berkonsentrasi pada Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA).
Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM digelar selama 2 hari. Dimulai pada 5 Desember 2023 dan akan berakhir pada 6 Desember 2023.
Sebagai salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, PSDKU Manado ikut ambil bagian dalam memberikan kontribusi khususnya kepada masyarakat di bidang pengelolaan acara (event).

Kota Tomohon sebagai salah satu kota yang telah berkembang di Manado, menjadi salah satu tujuan destinasi pariwisata khususnya pada penyelenggaraan acara (event).
Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya event internasional yang telah menjadi agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI yakni Festival Bunga Internatisional Tomohon atau Tomohon International Flower Festival (TIFF).
Selain agenda utama, pada TIFF juga dilaksanakan side events di obyek-obyek wisata di Kota Tomohon.
PSDKU Manado yang berkonsentrasi pada Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA) memberikan solusi alternative pada peningkatan kualitas side event pada TIFF melalui PKM di Kota Tomohon.
Kegiatan PKM dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Pariwisata Bali yang diwakili oleh Ketua Jurusan Kepariwisataan yakni I Nengah Wirata, SE., M.Par.

Menurut beliau, kegiatan ini merupakan upaya positif dari lembaga atau institutsi pendidikan dalam memberikan wawasan dan pengetahuan pada peningkatan mutu pelayanan event di Kota Tomohon.
Selain itu, menurut Ketua Panitia , I Gusti Agung Febrianto, S.Par., M.Par., adapun tujuan dari PKM di Kota Tomohon adalah untuk dapat memberikan pemahaman dan masukan mengenai kreasi dekorasi bunga pada TIFF, meningkatkan pemahaman terkait event festival serta perencanaan event secara mandiri termasuk pelatihan terkait etiket protokoler dalam event dan konsep hygiene dan sanitasi dalam event.
Adapun bentuk kegiatan PKM adalah pelatihan pengelolaan event, kreasi dekorasi bunga, etiket dan protokoler dalam pelaksanaan event MICE, perencanaan side event dalam event MICE dan hygiene dan sanitasi dalam event.
Sejumlah 30 peserta hadir dalam kegiatan PKM selama dua hari.
Adapun peserta berasal dari beragam latar belakang meliputi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Pemuda dan pemudi pengelola event, serta mahasiswa perguruan tinggi di Kota Tomohon.
Hadir sebagai narasumber Judhistira Siwu, SE., M.Si serta dosen-dosen dari Politeknik Pariwisata Bali.
Diharapkan kegiatan PKM dapat memberikan pengetahuan dan wawasan terkait event kepada peserta sehingga dapat meningkatan kualitas event baik berskala nasional maupun internasional di Kota Tomohon. (adv)