Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

71 Hari Menuju Pilpres 2024 - Kubu Anies-Prabowo-Ganjar Tanggapi soal Tak Ada Debat Cawapres 

Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD tak mempersoalkan format debat cawapres.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado
Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD tak mempersoalkan format debat cawapres. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Tiga kubu pasangan capres - cawapres, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD tak mempersoalkan format debat pada tahapan kampanye Pilpres 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menghapus debat khusus cawapres. Berbagai masukan disampaikan supaya KPU kembali mengegendakan lagi debat khusus cawapres.

Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengaku siap menghadapi debat Pilpres 2024 dengan format apa pun. Bahkan, ia juga siap jika debat cawapres untuk Pilpres 2024 ditiadakan.

Itu disampaikan Mahfud saat ditanya soal polemik format debat cawapres yang diubah menjadi didampingi capres.

"Saya siap debat, siap tidak debat. Tergantung KPU aturnya ya," kata Mahfud ditemui di Posko Sahabat Mahfud Muda di kawasan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023) sore.

Mahfud juga siap soal apa pun tema yang akan diangkat dalam debat tersebut. Sebab, kata dia, format debat maupun temanya merupakan kewenangan penyelenggara pemilu, yakni KPU.

"Itu namanya kan kontestasi politik. Jadi penyelenggaranya ya KPU," ujar dia. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) ini bahkan berkelakar dan menyinggung cara debat dilakukan.

Ia tak mempersoalkan jika debat dilakukan dengan cara berdiri maupun duduk. "Mau debat bagaimana, oke, mau berdiri oke, duduk oke," kata Mahfud seraya tersenyum.

Sebelumnya diberitakan, Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyampaikan, perubahan format itu diterapkan supaya pemilih dapat melihat sejauh mana kerja sama masing-masing capres-cawapres bahu-membahu satu sama lain dalam penampilan debat.

"Sehingga, kemudian supaya publik makin yakin lah teamwork (kerja sama) antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," kata Hasyim kepada wartawan, Kamis (30/11/2023). KPU RI telah mengonfirmasi jadwal debat capres-cawapres yang akan berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024 pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Kapten Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies-Cak Imin (AMIN), Syaugi mengungkapkan bahwa pihaknya inginkan ada debat terpisah untuk cawapres.

Diketahui pada pilpres sebelumnya debat capres dan cawapres dilakukan terpisah. Sementara itu pada Pilpres 2024 debat cawapres tak lagi dilakukan terpisah, melainkan didampingi dengan capres.

"Pasangan AMIN tetap meminta ada debat cawapres, jadi itu sudah jelas. Jadi kalau yang meminta tidak ada debat cawapres itu bukan dari kelompoknya tim AMIN," kata Syaugi kepada awak media di Rumah Pemenangan AMIN, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023).

Kemudian Syaugi menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan dengan KPU. Dikatakannya bahwa KPU berjanji akan mengundang kembali untuk memutuskannya bersama-sama.

"Hanya belum diundang sampai sekarang, kita menunggu saja," jelasnya.

Lalu terkait isu bahwa pihaknya yang menginisiasi tidak adanya debat cawapres. Syaugi membatah hal itu.

Menurutnya debat terpisah antara cawapres penting dilakukan untuk menghormati rakyat sebagai pemilih.

"Pemilih perlu tahu bagaimana kemampuannya visi misi dan programnya apa saja. Sehingga diketahui masyarakat, itu perlunya," tegasnya.

Format Debat Cawapres Diubah

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengatakan debat calon wakil presiden dilaksanakan agar pemilih bisa melihat kapasitas para calon pemimpin negeri.

Debat cawapres, kata dia, tetap dilaksanakan karena telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.

Format debat, lanjut dia, nantinya dibagi menjadi lima kali yakni tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres.

Hanya saja, ia menjelaskan format debat calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2024 akan berbeda dibandingkan dengan Pilpres tahun 2019.

Ia mengatakan perbedaannya adalah pada tahun ini, format debat capres-cawapres masing-masing pasangan hadir tidak terpisah agar publik dapat melihat kerja sama di antara mereka dalam lima kali debat tersebut.

"Kemudian supaya publik semakin yakin team work antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," kata Hasyim kepada wartawan pada Sabtu (2/12/2023).

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo - Gibran, Dedek Prayudi mengatakan paslon nomor urut 2 siap menghadapi debat dengan apapun formatnya. Hal itu dikatakan Dedek merespons format debat capres-cawapres Pilpres 2024 yang berbeda dengan Pilpres 2019.

“Karena kami sangat siap apa pun format perdebatan, kami tidak mempermasalahkan apa pun formatnya. Lagipula bukan domain kami untuk mengatur format debat,” ujar Dedek saat dihubungi, Senin (4/12/2023).

Dedek mengatakan, TKN mencatat jalannya proses diskusi soal format debat capres-cawapres 2024 yang melibatkan perwakilan tiga pasangan calon dengan KPU.

“Yang mengusulkan perubahan format itu adalah perwakilan dari paslon Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar), bukan kami,” kata Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

(Tribun)

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved