Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mahasiswi Meninggal Dalam Mobil

Mahasiswi Unair Sempat Curhat ke Sahabat sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil

Inisial CA (21), seorang mahasiswi dari Universitas Airlangga di Surabaya, pernah berbagi curhatan tentang ketakutannya terhadap masa depannya.

|
Editor: Alexander Pattyranie
tribunnews.com/istimewa
Rekaman CCTV yang menunjukkan CA saat keluar dari apartemen tempatnya tinggal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inisial CA (21), seorang mahasiswi dari Universitas Airlangga di Surabaya, Jawa Timur, yang tragis ditemukan meninggal di dalam mobil, pernah berbagi curhatan tentang ketakutannya terhadap masa depannya. Dia berbicara terbuka tentang rasa takut ini kepada sahabat masa kecilnya, JA.

Momen itu menjadi salah satu percakapan yang mendalam antara keduanya. CA mengungkapkan perasaan takut bahwa dia mungkin tidak akan mencapai kesuksesan di masa depan dan merasa cemas tentang kehidupan percintaannya.

"Seringkali aku berkata bahwa aku takut tidak akan mencapai kesuksesan di masa depan, takut aku tidak akan memiliki pasangan."

Namun, meskipun begitu berat, CA juga memiliki kemampuan untuk kembali tersenyum dan bercanda seperti biasa.

"Setelah bercerita tentang hal itu, kita selalu bisa bercanda, ya, seperti menjadi badut saja sekarang," ungkapnya ketika dihubungi oleh Kompas.com melalui pesan pada hari Selasa, tanggal 7 November 2023.

CA (21) terekam CCTV apartemen (kanan) sebelum ditemukan tewas di mobil (kiri). - Berikut curhatan CA sebelum ditemukan tewas.
CA (21) terekam CCTV apartemen (kanan) sebelum ditemukan tewas di mobil (kiri). - Berikut curhatan CA sebelum ditemukan tewas. (Kolase Tribunnews.com)

JA, sahabatnya, tidak pernah menduga bahwa di balik candaan dan tawa mereka, CA sebenarnya menyimpan ketakutan yang dalam dan tidak pernah membagikannya. Hal ini cukup mengejutkan baginya, mengingat sebelumnya, CA selalu terbuka dalam berbagai aspek kehidupannya.

Sebelum ditemukan dalam keadaan tragis, CA juga sempat berbicara dengan JA tentang kesehatan mental, sebuah topik yang belakangan menjadi semakin penting bagi keduanya.

"Kok bisa sahabatan 11 tahun aku enggak tahu sedikit pun dia punya depresi."

"Dia sama sekali enggak pernah menyinggung itu, bahkan beberapa hari sebelum pergi, kami lagi ngobrol tentang mental health," ungkapnya.

Sementara itu, JA mengatakan, sempat membaca surat wasiat yang ditinggalkan CA.

Menurutnya, isi tulisan di surat itu sesuai dengan apa yang selama ini diceritakan sahabatnya itu.

"Pas aku baca wasiatnya dia (korban) ya itu relate (berkaitan) banget memang."

"Beberapa kali pas curhat, dia itu pernah bilang ke aku, 'wah aku enggak bisa sih setegas kamu, i wish i can be like you (aku berharap bisa menjadi sepertimu)', gitu," jelasnya.

Rekaman CCTV Terakhir CA sebelum Ditemukan Tewas

Hingga saat ini, polisi belum memastikan penyebab kematian CA yang ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di halaman apartemen di Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (5/11/2023).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved