Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Markus 1:35-39, Doa dan Injil
Kabar baik tidak boleh terkonsentrasi di suatu tempat saja melainkan ke semua kota-kota yang menjadi target pelayananNya.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini diambil dalam kitab Markus 1:35-39.
Judulnya cukup singkat yaitu Doa dan Injil.
Disadur dari buku Moment of Inspiratin LPMI.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yeremia 17:1-10, Akar Keyakinan
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Markus 1:35
Pembacaan sebelumnya kita menemukan informasi bahwa di malam hari Yesus melayani dengan menyembuhkan banyak orang yang sakit dan kerasukan setan yang dibawa kepadaNya.
Keesokan harinya Ia bangun pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa.
Waktu doa Yesus di pagi dini hari menjelaskan bahwa Ia mengawali segala aktifitas dan pelayananNya dengan berdoa.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Galatia 2:16, Hukum Tuhan
Ia pergi ke tempat yang sunyi supaya bisa fokus dalam berkomunikasi dengan Bapa tanpa interupsi dari orang-orang yang mencari Dia.
Lihat saja di ayat berikutnya Petrus dan murid lainnya datang dan melaporkan bahwa semua orang mencari Dia.
Merespon informasi dari murid-muridNya, Ia tidak mengatakan, "okay, mari kembali temui mereka" tetapi Ia justru mengajak mereka untuk ke kota lain dan memberitakan Injil.
Ayat 36 menjadi penekanan alasan utama Yesus datang ke dunia yaitu untuk memberitakan Injil.
Dengan demikian jelas bahwa tujuan utama Yesus bukanlah untuk pelayanan kesembuhan sakit jasmani melainkan untuk pemberitaan Injil.
Hal ini yang menjadi alasan mengapa Yesus tidak melayani semua orang yang mencari Dia dan fokus kepada pemberitaan Injil, karena Injil adalah jawaban segala sesuatu.
Dengan Injil, iman setiap pendengar bertumbuh dan iman itu menjadi penghubung kepada sumber kuasa yang dapat menjawab segala persoalan.
Kabar baik tidak boleh terkonsentrasi di suatu tempat saja melainkan ke semua kota-kota yang menjadi target pelayananNya.
Injil dan Doa merupakan dua dasar utama untuk terhubung dengan sumber kuasa yang menyelamatkan dari dosa, jawaban atas segala persoalan dan kekuatan yang membangkitkan sukacita dan damai sejahtera.
Untuk itu kesibukan dalam pekerjaan, aktifitas yang super padat, pelayanan yang banyak dan sebesar apapun seharusnya tidak menggantikan komunikasi kita dengan Tuhan.
Begitu juga dalam membantu seseorang yang membutuhkan mujizat Tuhan, Injil adalah jawaban yang mendasar dan utama yang harus disampaikan terlebih dahulu sehingga orang tersebut memiliki dasar yang tepat untuk menerima kuasa dari Allah.
Inspirasi: Apakah anda meluangkan waktu setiap pagi hari dengan doa sebelum melakukan segala aktifitas?
Apakah Anda menawarkan Injil dalam pekerjaan baik yang Anda lakukan?
Segeralah memulai jika selama ini belum pernah melakukannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kisah-Para-Rasul-940-Berlutut-dan-Berdoa.jpg)