Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Yeremia 17:1-10, Akar Keyakinan

Namun Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa hanya dengan memiliki akar keyakinan yang dalam kepada Tuhan kita dapat memiliki fondasi yang kokoh.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
via matalensa.co.id
Ilustrasi pohon, Renungan Harian Kristen Yeremia 17:1-10, Akar Keyakinan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul akar keyakinan.

Firman Tuhan diambil dalam kitab Yeremia 17:1-10.

Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Yeremia 17:8.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Galatia 2:16, Hukum Tuhan

Selama bertahun-tahun saya mengamati pohon-pohon mangga saat musim kemarau tiba.

Apa yang meyebabkan mangga tidak terpengaruh dengan kemarau panjang seperti musim kemarau tahun 2023 ini?

Pohon-pohon mangga tetap memperlihatkan daun yang rimbun, dan berbuah dengan lebat, sementara beberapa pohon disekitarnya menggugurkan daunnya bahkan mati karena kemarau panjang.

Karena rasa penasaran saya menghubungi adik binaan dari jurusan kehutanan, yang sudah menjadi pimpinan di salah satu kabupaten.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 122, ke Gereja, Untuk Apa?

Menurutnya mangga memiliki akar yang dalam yang memungkinkan tetap mendapatkan asupan air yang cukup walaupun musim kemarau panjang.

Hal lain pohon mangga memiliki lapisan luar yang disebut kutikula.

Kutikula adalah lapisan lilin yang melapisi permukaan daun dan berfungsi sebagai penghalang untuk penguapan.

Ini membantu mengurangi kehilangan air dari permukaan daun, dapat membantu pohon mangga tetap signifikan rimbun daunnya dan berbuah lebat dimusim kemarau panjang seperti tahun ini.

Nabi Yermia mengingatkan kita, ketika akar keyakinan kita tertanam dalam Tuhan, dengan sangat dalam kita mendapatkan kekuatan spiritual dan ketahanan saat menghadapi cobaan dan kesulitan.

Ketika kita tetap terhubung dengan Tuhan, kita dapat mengalirkan kehidupan rohani yang segar dan mengatasi "panas terik"
hidup dengan damai.

Ini bisa menjadi sumber kekuatan bagi kita untuk tetap kuat dan berbuah, bahkan ketika kita dihadapkan pada tantangan dan kesulitan, sepert sakit penyakit, usaha bangkrut atau PHK.

Seperti pohon mangga yang tetap berbuah lebat, kita juga dapat mengalami pertumbuhan dan produktivitas yang signifikan
dalam hidup kita, asalkan kita memiliki akar keyakinan yang dalam kepada Tuhan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved