Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Artis

Sosok Asha Smara Darra, Desainer Kondang yang Perankan Tokoh Sara di Film SARA

Berikut ini profil Asha Smara Darra, pemeran Sara di film SARA. Sebelum terjun ke dunia layar lebar, Asha dikenal dengan nama Oscar Lawalata.

Kompas.com/Nabilla Tashandra/HO Tribunnews.com
Sosok Asha Smara Darra, dulu dikenal dengan nama Oscar Lawalata 

"I feel more woman in my heart (Aku merasa lebih wanita di hatiku)," katanya.

Tapi dia tidak terlalu menyelami apa yang terjadi padanya, proses hidup setelah usia 35 tahun sampai dengan 40 tahun, dia mulai mempelajari dan menemukan titik terang siapa dia sebenarnya.

Melalui Instagram-nya, dia juga membagikan video singkat perayaan ulang tahun dengan tumpeng nasi kuning khas Indonesia yang bertuliskan Asha di bagian tumpengnya.

Perankan Film SARA

SARA, film yang diperankan oleh Asha Smara Darra, dinyatakan lolos ikut festival internasional dan tayang perdana di Busan International Film Festival 2023.

Film yang mengusung genre drama ini mengisahkan tentang perjalanan seorang wanita transpuan berusia 35 tahun yang bernama Sara. Ia harus kembali ke desanya setelah mendengar kabar pemakaman ayahnya.

Di sana, ia menemukan bahwa ibunya telah kehilangan ingatan tentangnya sebagai seorang putra, akibat dari trauma kehilangan suaminya.

Berbagai cara Sara lakukan untuk mengembalikan ingatan ibunya, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menjalani peran yang paling ia benci, yakni menjadi ayahnya sendiri, sang alasan di balik perpisahan keluarganya selama ini.

Film "SARA" akan menghadirkan ceirta yang kuat dan mendalam dengan latar belakang sang pemeran utama yang mengharukan. Film ini juga bukan film yang bisa diceritakan sendirian karena setiap pemainnya mampu membawa dimensi keluarga dan persahabatan yang tulus dan nyata.

Masuk Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI, Tuai Pro Kontra hingga Penjelasan Komite FFI

Nama Asha Smara Darra masuk nominasi "Pemeran Utama Perempuan Terbaik" FFI.

Hal itu pun memunculkan pro dan kontra.

Terkait hal tersebut, aktor sekaligus Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI), Reza Rahardian memberikan penjelasannya mengenai pro kontra transpuan yang masuk dalam nominasi "Pemeran Utama Perempuan Terbaik" FFI.

Reza Rahardian mengatakan, keputusan aktor dan aktris yang masuk ke kategori nominasi FFI ditentukan oleh produser film sendiri.

"Pertanyaan soal Asha, seorang transpuan. Kami di komite itu selalu mendapatkan daftar aktor aktris baik pendukung maupun utama itu melalui penuh keputusan produser."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved