Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Kecelakaan Maut, Pemotor WNA dan WNI Saling Tabrakan hingga Menyebabkan Keduanya Tewas

Terjadi kecelakaan maut di Bali pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 03.00 Wita yang menyebabkan dua orang tewas.

Editor: Tirza Ponto
istimewa/Facebook Info Bali Netizen
Foto Ilustrasi kecelakaan - Terjadi kecelakaan maut di Bali pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 03.00 Wita yang menyebabkan dua orang tewas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Bali pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 03.00 Wita.

Lokasi kecelakaan maut ini terpatnya terjadi di Jalan Majapahit, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Insiden kecelakaan maut ini melibatkan dua sepeda motor.

Akibat kecelakaan ini dua orang dikabarkan tewas.

Kecelakaan ini menimpa satu orang warga negara asing asal Queensland, Australia, berinisial JRN (24) dan warga lokal berinisial AH (24).

Keduanya tewas setelah saling tabrakan.

Adapun dua korban lainnya adalah IR (23), dan MUS, warga lokal.

Mereka mengalami luka-luka sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

"JRN mengalami luka pendarahan pada kepala, luka lecet pada kaki kanan dan kiri, meninggal Dunia di RS BIMC Kuta, Badung," kata Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi dalam keterangannya, Selasa.

"Sedangkan, AH mengalami luka pada kepala dan meninggal Dunia di TKP (tempat kejadian perkara," sambungnya.

Ia menuturkan, kecelakaan ini bermula ketika sepeda Yamaha N-Max bernomor polisi DK 3886 FCX yang dikemudikan JRN melaju dari arah selatan ke utara.

Setiba di lokasi, turis asing tersebut kurang hati-hati saat menikung sehingga keluar dari jalur melewati as jalan (tekor).

Saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat DR 3959 UB yang dikemudikan AH berboncengan dengan IR dan MUS bergerak dari arah berlawanan sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.

"Di tempat kejadian jalan sedikit agak menikung sepeda motor Yamaha N Max DK 3886 FCX kurang hati-hati dan melewati as tengah jalan sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda motor Honda Beat DR 3959 UB yang datang dari arah Utara ke selatan," kata dia.

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(*)

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas Usai Truk Tabrak Warung, Kendaraan Alami Ringsek Parah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca berita lainnya di: Google News

Baca Berita Terbaru Tribun Manado: di sini

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved