Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PDIP

Isi Surat DPC PDIP Solo kepada Gibran Rakabuming: Jaga Nama Baik Jokowi dan Megawati

Isi surat DPC PDIP Solo ke Gibran Rakabuming. Minta kartu tanda anggota (KTA) PDIP dikembalikan dan jaga nama baik Jokowi dan Megawati.

Editor: Frandi Piring
TribunSolo.com/Agil Tri
Isi Surat DPC PDIP Solo kepada Gibran Rakabuming. Gibran Diminta Jaga Nama Baik Jokowi dan Megawati. Potret Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo (FX Rudy) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka disurati pihak PDIP Solo.

DPC PDIP Solo mengirim surat kepada Gibran Rakabuming Raka terkait nasib statusnya sebagai anggota partai.

Surat untuk Gibran dari PDIP ini berisi dua permohonan.

Surat yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo (FX Rudy) dan Teguh Prakosa, diserahkan kepada Gibran Rakabuming melalui Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, pada Selasa (31/10/2023).

DPC PDIP Solo telah memutuskan membuat surat tersebut lantaran pertemuan antara Gibran Rakabuming dengan FX Rudy tak kunjung terjadi.

Dalam surat tersebut, Gibran Rakabuming diminta segera mengundurkan diri dan mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) PDIP.

"Surat (untuk Gibran) tanya Pak Teguh (Wawali Solo), sudah disampaikan," kata FX Rudy, Kamis (2/11/2023), dikutip dari TribunSolo.com.

"Iya kami sarankan KTA (PDIP milik Gibran) dikembalikan, dan (Gibran) mengajukan pengunduran diri, itu saja,

karena dulu datang ke DPC, sekarang ya pulang ke DPC lah, kembali ke DPC. Dulu minta (KTA PDIP), sekarang kembalikan," sambungnya.

Kenapa Gibran harus mundur dari PDIP?

FX Rudy mengungkapkan, melalui surat tersebut, DPC PDIP Solo menyampaikan bahwa desakan kepada Gibran agar mundur dari PDIP adalah demi kepentingan Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Bapak Gibran sendiri, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Isinya mengimbau, menyarankan saja agar Mbak Mega tidak dituduh berdiri di dua kepentingan,

dan Pak Jokowi tidak diisukan berdiri di dua kepentingan, itu saja isinya," ujar FX Rudy.

Selain itu, FX Rudy menambahkan, dengan terkirimnya surat tersebut kepada Gibran, dia tak lagi berharap adanya pertemuan dengan Wali Kota Solo tersebut.

"Kalau tidak dijawab ya sudah," ucap FX Rudy.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved