Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelatihan P3PD Kemendagri

Peserta Pelatihan P3PD di Manado Sulawesi Utara Gelombang 13 Dapat Materi Terkait Kepemimpinan

Pantauan langsung, ratusan peserta sudah memadati area ballroom Hotel Peninsula beserta seluruh pelatih, RMC dan perwakilan Kemendagri.

tribunmanado.co.id/Petrick Imanuel
Pembukaan Pelatihan P3PD dari Kemendagri gelombang 13 dihadiri oleh Fransiskus Silangen. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembukaan Pelatihan P3PD dari Kemendagri gelombang 13 dihadiri oleh Fransiskus Silangen, Selaku Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Pantauan langsung, ratusan peserta sudah memadati area ballroom Hotel Peninsula beserta seluruh pelatih, RMC dan perwakilan Kemendagri.

Fransiskus Silangen datang sebagai narasumber untuk memberikan materi mengenai kepemimpinan kepada seluruh peserta yang hadir.

Fransiskus Silangen mengatakan, seluruh desa di Sulawesi Utara saat ini sudah tidak ada yang tertinggal. 

"Puji Tuhan, Alhamdulillah seluruh desa di Sulawesi Utara sudah tidak ada lagi desa tertingaal atau miskin," ucap Fransiskus Silangen saat membawa materi, Rabu (1/11/2023).

Fransiskus Silangen melanjutkan, dulu ada tiga desa di Sulut yang tergolong masih tertinggal.

"Ada dua di Sangihe dan satu di Bolaang Mongondow. Tapi saat ini sudah tidak ada. Ini juga berkat kerja keras pemerintah provinsi Sulut," ucap Fransiskus Silangen.

Fransiskus Silangen kemudian menjelaskan, BUMdes sangat membantu untuk meningkatkan ekonomi desa.

"BUMDes sangat berpengaruh untuk mendorong perekonomian didesa jika di manfaatkan dengan baik," ucap Fransiskus Silangen.

Fransiskus Silangen menekankan, setiap aparatur desa harus mampu mengelolah sumber daya yang ada.

"Kearifan lokal adalah pandangan hidup, apalagi kita punya yang namanya Mapalus, itu harus terus dilestarikan," lanjut Fransiskus Silangen

Selain itu Pemerintah Desa (Pemdes) harus mampu berinovasi dan kreativitas dalam mengelolah semua potensi didesa," ujar Fransiskus Silangen.

Fransiskus Silangen berharap, para aparatur desa mempunyai jiwa kepemimpinan yang berintegritas serta mampu memimpin untuk.

"Pemimpin Jujur, dapat dipercaya, komunikatif dan cerdas akan membuat desa tersebut semakin lebih berkembang dan maju. Tapi, yang paling penting bagi seorang pemimpin adalah harus mempunyai integritas," terang Fransiskus Silangen.

Fransiskus Silangen mendorong agar pemerintah desa mampu dan terus mengembangkan desa serta bekerja keras untuk kemajuan desa.

"Kepemimpinan di desa harus dilandaskan dengan integritas yang kuat, berpihak pada kepentingan desa dan berinovasi pengelolaan dan pembangunan desa.

Harapan saya sulaya pemerintah desa harus mampu menjadikan bangsa negara ini pada 2045 menjadi salah satu negara adidaya," pungkas Fransiskus Silangen.

 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved