Breaking News
Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Anggota Jadi Korban Pengeroyokan, Ormas Manguni Indonesia Datangi Polresta Manado, Ini Tuntutannya

Ormas Manguni Indonesia menggelar aksi damai di Polresta Manado pada Sabtu 28 Oktober 2023.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Ormas Manguni Indonesia saat datang ke Polresta Manado, Sabtu 28 Oktober 2023. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ormas Manguni Indonesia menggelar aksi damai di Polresta Manado pada Sabtu 28 Oktober 2023.

Mereka menuntut penyidik Reskrim mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan yang dilaporkan Paulus Pongoh (40), warga Desa Koka, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, akhir September 2023 lalu.

Pasalnya, sejauh ini, penyidik baru menetapkan satu orang sebagai tersangka.

Sedangkan, berdasarkan penuturan korban, ada belasan orang yang menganiaya dirinya.

Lebih membuat mereka curiga lagi, Resmob Polresta Manado awalnya mengamankan dua orang, namun hanya satu yang dijerat sebagai tersangka.

Adapun, tersangka yang ditahan Polresta Manado ini berinisial AR warga Kembes, Kabupaten Minahasa.

"Korban baru melaporkan kasus ini pada awal Oktober 2023 karena harus menjalani perawatan," ujar Komisaris LBH Manguni Indonesia Nancy Parengkuan.

Beberapa hari setelah laporan dilayangkan, mereka menerima informasi, bahwa Polresta Manado telah mengamankan dua lelaki berinisial AR alias Arasta dan AW alias Ase.

Belakangan diketahui, penyidik hanya menetapkan Arasta sebagai tersangka.

"Dan kedatangan kami ini untuk mengklarifikasi itu. Melihat kondisi korban yang mengalami luka memar ditubuh, luka robek di bagian kepala, apa tidak cukup membuktikan bahwa pelaku penganiayaan lebih dari satu orang," sebut Nancy.

Bahkan berhembus kabar, lelaki Ase yang ditangkap bersama dengan tersangka Arasta, tidak ikut dijerat karena orang tua lelaki Ase dikabarkan dekat dengan oknum petinggi di Polda Sulut.

"Kami mendapat informasi kalau penyidik mendapat intervensi dari atasan di Polda Sulut," ujarnya.

"Untuk itu, kami meminta Polresta Manado menseriusi laporan yang dilayangkan korban, karena kebetulan korban ini juga merupakan salah satu pengurus ormas Manguni Indonesia," tuturnya.

Selebihnya, Nancy mengucapkan terima kasih kepada Polresta Manado karena telah menerima kedatangan mereka.

"Kami sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan kepolisian karena sudah membantu kami, besar harapan kami kasus ini mendapat perhatian dari Kapolres dan Kasat Reskrim untuk menyelesaikan kasus ini dengan baik," tandasnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved