Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minut Sulawesi Utara

Harga Daging Babi di Pasar Airmadidi Minut Kembali Normal, Sempat Anjlok saat Virus ASF Masuk Sulut

Excel Dayoh menceritakan, saat virus African Swine Fever (ASF) masuk Sulut, jumlah ternak babi yang dipotongnya berkurang.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Salah satu pedagang daging babi bernama Excel Dayoh saat berjualan di Pasar Airmadidi, Minut, Sulawesi Utara, Selasa (24/10/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Harga daging babi di Pasar Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mulai normal, Selasa (24/10/2023).

Excel Dayoh, salah satu penjual daging babi di Pasar Airmadidi, saat ditemui membenarkan hal tersebut.

"Harga babi sekarang sudah normal, per kilogram kami sudah jual Rp 60 ribu, baik daging, tawa dan lapis," kata Excel Dayoh.

Menurutnya, harga daging babi mulai normal awal bulan Oktober2023.

Excel Dayoh menceritakan, saat virus African Swine Fever (ASF) masuk Sulut, jumlah ternak babi yang dipotongnya berkurang.

"Waktu adanya virus saya hanya bisa jual 4-5 ekor. Sekarang sudah normal bisa jual 7 dan 8 ekor per hari," katanya lagi.

Bahkan, saat virus ASF masuk Sulut, dirinya pernah menjual daging babi seharga Rp 100 ribu untuk 3 kilogram.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, pada Juli 2023 menyebut virus ASF sudah terdeteksi di Sulawesi Utara.

"Di Minahasa, lab Makassar kirim hasil pemeriksaan bahwa virus tersebut sudah masuk ke Sulut," katanya, Rabu (26/7/2023). 

Menurut Olly Dondokambey, hal itu akibat kelalaian sejumlah oknum yang membawa babi dari luar masuk Sulut lewat jalan tikus. 

Baca juga: AHY Gelar Rapat Bersama 38 Ketua DPD dan Elite Demokrat saat Namanya Santer Dikabarkan Masuk Kabinet

Baca juga: Jokowi Mengaku Hubungannya dengan Megawati Baik-Baik Saja setelah Gibran Jadi Cawapres Prabowo

"Kita sudah jaga perbatasan dengan ketat, tapi mereka lewat jalan tikus," katanya. 

Olly Dondokambey menuturkan, Pemprov Sulut sedari awal mengerahkan segenap upaya untuk mencegah virus tersebut masuk.

Pemprov Sulut pun mencari formula penanganan yang tepat.

Pemerintah berupaya agar penyebaran virus tersebut tak meluas. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved