Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Mazmur 37:34-40, Masih Mau Berharap?
Allah tidak berjanji menghindarkan orang benar dari kesesakan hidup. Namun ia memiliki kepastian akan jaminan keselamatan di dalam Kristus
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
la berusaha hidup tulus, jujur, suka damai, sehingga ada masa depan yang baik (ay 37).
Orang yang menanti-nantikan Tuhan akan menikmati keamanan (security), dan memiliki masa depan atau kekayaan (prosperity), sementara orang fasik yang tampaknya tumbuh mekar akan segera layu dan lenyap.
Maka kemudian Daud menyimpulkan bahwa dunia ini memang banyak kejahatan, namun Allah menyelamatkan mereka yang berlindung pada-Nya.
"The Lord is the Salvation and the Stronghold" (Alien Ross).
Dengan kata lain, bagi orang benar akan selalu ada harapan yang pasti di dalam Tuhan.
Dialah Tuhan Yesus Kristus Batu Karang yang teguh, yang memberi pengharapan bagi orang percaya (1 Korintus 10:4).
Di dalam Dia ada ketenangan meskipun di bawah tekanan - "stillness under stress" (Kidner).
Penulis kitab Ibrani menggambarkan pengharapan itu bagaikan sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita (Ibrani 6:19).
"Ketika kita telah menangkap sekilas mengenai apa yang Tuhan telah sediakan bagi kita, pengharapan itu membuat kita bertahan di segala ujian." (Brian Bailey).
Masihkah kita berharap pada Dia?
Inspirasi: "Beristirahatlah di dalam Tuhan; nantikanlah Dia dengan sabar." Di dalam bahasa Ibrani, "Berdiamlah di hadapan Tuhan dan biarkanlah Dia membentuk anda.' Tenanglah dan Dia akan membentuk anda menjadi bentuk yang tepat." (Martin Luther)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-Kristen-hari-ini-mengenai-Lebih-Serius-Membangun-Percaya-fsfd.jpg)