Operasi Mantap Brata Samrat
Pengamanan Pemilu 2024, Polres Kotamobagu Gelar Apel Operasi Mantap Brata Samrat
AKBP Dasvery Abdi berharap masyarakat Kotamobagu bisa turut menjaga kondusivitas. Dalam apel tersebut juga terdapat agenda pemusnahan barang bukti.
Penulis: Diki Cahya Mulya Gobel | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Polres Kotamobagu melakukan apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Samrat 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Polres Kotamobagu, Jalan Paloko Kinalang, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Selasa (17/10/2023).
Kapolres Kotamobagu, AKBP Dasvery Abdi, mengatakan tujuan apel tersebut.
"Sasarannya tentu terkait persiapan tahapan-tahapan menjelang pemilu. Kami seluruh jajaran kepolisian khusunya di Polres Kotamobagu berupaya mengamankan seluruh tahapan berjalan dengan lancar," katanya.
Dirinya mengungkapan persiapan sejumlah personel yang bakal diturunkan untuk mengamankan tahapan pemilu.
"Sekitar 569 personel, jadi kekuatan yang digunakan 2/3 personel yaitu 320 personel yang nantinya akan kita turunkan di lapangan untuk mengamankan tahapan pemilu," ungkapnya.
AKBP Dasvery Abdi berharap masyarakat Kotamobagu bisa turut menjaga kondusivitas.
"Harapan kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas wilayah hukum Polres Kotamobagu," terangnya.
Dalam apel tersebut juga terdapat agenda pemusnahan barang bukti berupa ribuan liter miras dan ratusan knalpot racing hasil Operasi Pekat Samrat yang dilakukan Polres Kotamobagu.
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Wali Kota Kotamobagu, Asripan Nani, serta seluruh jajaran Forkopimda Kota Kotamobagu.
Baca juga: Gempa Terkini Sore Ini Selasa 17 Oktober 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya
Baca juga: Waspada Berita Hoaks, Polda Sulawesi Utara Turunkan Tim Cyber Patrol untuk Monitor Situasi
Waspada Berita Hoaks, Polda Sulawesi Utara Turunkan Tim Cyber Patrol untuk Monitor Situasi
Menjelang Pemilu 2024, Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Setyo Budiyanto, mengimbau agar masyarakat mewaspadai berita hoaks.
Dia meminta masyarakat jangan cepat terpengaruh dengan berita yang sangat tidak bisa dipertangunggjawabkan dengan sumber yang tidak jelas.
"Harus dicek kebenarannya, apalagi jika ada informasi yang dengan sengaja diciptakan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif," ujar Irjen Pol Setyo Budiyanto, Selasa (17/9/2023)
Masyarakat pun diminta harus cermat untuk menilai apakah informasi tersebut adalah pengalihan atau pembuatan isu berita tidak benar.

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.