Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rudis Mentan Digeledah KPK

KPK Geledah Rumah Dinas Mentan, Diduga Terkait Suap Jual-Beli Jabatan, Begini Respons NasDem

Saat penggeledahan dilakukan KPK ini, Mentan Syahrul Yasin Limpo sedang tidak berada di Indonesia. Dia tengah berada di Roma, Italia

Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Sebuah benda diduga mesin penghitung uang dibawa petugas KPK saat melakukan penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di kawasan Widya Chandra V nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di  rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Kompleks Widya Chandra V, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diduga terkait dengan suap jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Pertanian, Kamis (28/9/2023) petang.

Informasi mengenai suap jual-beli jabatan ini beredar di kalangan awak media.

Yang menarik, saat penggeledahan dilakukan KPK ini, Mentan Syahrul Yasin Limpo sedang tidak berada di Indonesia. Dia tengah berada di Roma, Italia, menghadiri agenda Organisasi Pangan Dunia (FAO).

Baca juga: Peringatan Dini Jumat 29 September 2023, BMKG: 8 Wilayah Waspada Alami Cuaca Ekstrem Angin Kencang

Sebelumnya Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2018).

Hingga pukul 02.00 WIB dini hari, penggeledahan belum rampung dilakukan.

Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim mengungkapkan kader partainya itu sedang berada di Roma, Italia.

Adapun kepentingan Syahrul berada di Roma lantaran tengah menghadiri agenda Organisasi Pangan Dunia (FAO).

Taslim mengatakan Syahrul pun tidak mengetahui adanya penggeledahan oleh KPK ini.

"SYL masih di Roma dalam rangkaian agenda FAO. Dia tidak tahu menau soal penggeledahan," tuturnya kepada Tribunnews.com.

Di sisi lain, Taslim mempertanyakan alasan KPK melakukan penggeledahan saat hari libur nasional dan Syahrul tengah tidak berada di luar negeri.

"Ada pertanyaan yang tersisa kok harus hari libur resmi ya dan orangnya sedang menjalankan rugas kenegaraan resmi," katanya.

Kendati demikian, Taslim mendukung upaya KPK terkait penggeledahan yang dilakukan.

"Sepanjang ini bagian dari proses hukum murni, NasDem tentu menerima langkah ini," tandasnya.

Penyidik bawa mesin penghitung uang

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved