Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Hasil Penelitian Rangka eSAF Oleh Kemenhub dan KNKT, Temukan Hal Ini

Langkah ini dilakukan Kemenhub bersama KNKT untuk mewujudkan kendaraan bermotor yang berkeselamatan dan merespon keluhan masyarakat.

|
Editor: Alpen Martinus
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIAN
Rangka eSAF untuk Honda Genio yang diproduksi di pabrik PT Astra Honda Motor Cikarang, Jawa Barat, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak berseliweran kabar patahnya rangka beberapa motor honda matic.

Kementerian Perhubungan pun melakukan penelitian terhadap rangka motor honda.

Mereka menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca juga: Tips Honda: Perawatan Aki Sepeda Motor Agar Berumur Panjang

Khususnya mereka meneliti rangka eSAF sepeda motor Honda sejak Agustus hingga September 2023.

Hasil penelitian pun mereka umumkan agar diketahui masyarakat.

Sebab masyarakat adalah konsumen dari motor Honda.

Itu juga digunakan agar Honda melakukan perbaikan terhadap produk tersebut.

Baca juga: Honda Premium Matic Day di Manado, Ada Diskon Cicilan dan Cashback Rp 500 Ribu

Langkah ini dilakukan Kemenhub bersama KNKT untuk mewujudkan kendaraan bermotor yang berkeselamatan dan merespon keluhan masyarakat.

"Diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir karena saat ini sedang dalam proses perbaikan tentu untuk mengutamakan kendaraan bermotor yang berkeselamatan ke depannya. Hasil Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti. Kami bersama KNKT akan mengawal dan mengawasi proses pemeriksaan dan penanganan rangka eSAF ini," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno.

Menurut tim peneliti, PT AHM membuat rangka eSAF dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka dan kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup) saat mendatangi dan melihat langsung proses produksi rangka eSAF di pabrik sepeda motor Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang pada Jumat (1/9/2023).

Baca juga: Tiga Modifikator Sulut Berhasil Raih Juara di Honda Modif Contest Region Sulawesi

Tim peneliti melihat proses pengendalian kualitas produk mulai tahap incoming material, press, welding dan pelapisan.

Item control termasuk dimensi maupun ketebalan dari hasil proses pelapisan telah dilakukan dan telah memenuhi persyaratan standard manufacturing global.

Berdasarkan hasil perhitungan finite element method dan divalidasi secara pengujian aktual di fasilitas milik PT AHM, dapat dikatakan struktur rangka eSAF cukup kuat dan tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi.

Tegangan yang terjadi masih jauh di bawah Yield Point (batas elastis) dari material rangka.

Dalam hal ini, Ditjen Hubdat dan KNKT juga meneliti rangka eSAF dari motor konsumen.

Sumber: TribunJatim.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved