Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Museum Nasional Kebakaran

Museum Nasional 'Gajah' Kebakaran, Koleksi yang Terdampak adalah Replika, Repatriasi Belanda Aman

Kebakaran yang terjadi di Museum Nasional Indonesia (MNI) pada Sabtu (16/9/2023) malam terjadi di tiga gedung museum.

Tayang:
Kolase Tribun Manado/Istimewa
Museum Nasional 'Gajah' Kebakaran, Koleksi yang Terdampak adalah Replika, Repatriasi Belanda Aman 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Museum Nasional Indonesia (MNI) Kebakaran Sabtu (16/9/2023) malam.

Kebakaran yang terjadi di Museum Nasional Indonesia (MNI) pada Sabtu (16/9/2023) malam terjadi di tiga gedung museum.

Dari tiga gedung museum, gedung yang terbakar ialah gedung A dan api berhasil dipadamkan pada pukul 22.40 WIB.

Kebakaran terjadi di Museum Nasional atau Museum Gajah di Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2023) malam.

Baca juga: Pesta Rakyat Simpedes: Kerap Ikut Pameran BRI, UMKM Kripik ‘So Kressh’ Punya Ribuan Re-Seller

Di antara koleksi yang tersimpan di museum tersebut, terdapat koleksi repatriasi dari Belanda yang baru dikembalikan beberapa bulan lalu.

Namun, pihak Museum Nasional memastikan koleksi tersebut aman.

"Koleksi hasil repatriasi dari Belanda juga dipastikan tidak terdampak karena disimpan di lokasi yang jauh dari pusat kebakaran," ucap Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB) Ahmad Mahendra, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/8/2023).

Adapun area gedung yang terdampak adalah belakang gedung A. Namun, Ahmad mengatakan, kebakaran tidak menyebar luas sehingga ruangan lainnya di Gedung A, Gedung B, dan Gedung C beserta isinya aman.

Adapun sebagian koleksi yang terdampak ialah replika, seperti di bagian prsejarah. Sisanya, koleksi dipastikan aman.

Situasi kebakaran telah terkendali berkat respons cepat antara tim pemadam kebakaran, kepolisian, dan MNI.

"Berkat respons cepat dari seluruh pihak, kami berhasil mengamankan koleksi dan benda-benda sejarah yang terdampak. Kami secara intensif terus melakukan pengukuran dampak dan rencana tindak lanjut," jelas 

Adapun Pemerintah Belanda pada 10 Juli 2023 resmi mengembalikan 472 benda seni dan artefak yang diambil secara ilegal atau dijarah dari bumi Nusantara pada masa kolonial, seperti dikutip dari Kompas.com.

Benda-benda seni yang dikembalikan oleh Belanda itu mencakup 335 barang emas dan perak dari Lombok, empat patung Kerajaan Singasari, keris Kerajaan Klungkung, serta 132 karya seni Bali yang dikenal sebagai koleksi Pita Maha.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved